BUDAYA

Tiwah Didorong Dijadikan Even Nasional Kalteng

20
×

Tiwah Didorong Dijadikan Even Nasional Kalteng

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/DEDY BIMTEK - Disbudpar Kalteng menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Penyelenggara Kegiatan, Rabu (2/11) di Palangka Raya.

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertemakan Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan (Even). Diketahui bersama, di tingkat provinsi Kalteng hanya Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) yang masuk dalam kalender tetap kementerian pariwisata sebagai even tahunan.

Jumlah ini tentunya sangat minim, dan perlu ditambah dan dikembangkan lebih luas lagi, apa saja yang bisa masuk dalam kategori even tingkat nasional, selain FBIM. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (PemKesra) Sekretariat Daerah Pemerintah provinsi Kalteng, Katma F Dirun, mengusulkan, Tiwah dapat dijadikan even milik Kalteng yang masuk dalam kalender nasional tahunan kementerian pariwisata.

Memang, lanjut Katma, semua itu tidaklah mudah. Harus diperhitungkan dengan sangat matang dari berbagai sisi, agar Tiwah mendapatkan izin untuk dijadikan sebuah even. Langkah awal tentu saja perlu melakukan pertemuan dengan para tokoh-tokoh di Kalteng, untuk mendapatkan masukan terkhusus boleh tidaknya Tiwah menjadi even nasional.

”Pembahasan bersama dengan para tokoh untuk mendapatkan masukan, dan juga izin menjadi faktor utama dan terpenting. Apabila memang disetujui, dan diizinkan langkah kedepan adalah seperti apa skema pembiayaannya. Ini harus bersama dapat dilakukan pembahasan, mencegah hal-h yang tidak diinginkan nantinya dikemudian hari,” kata Katma, saat membuka kegiatan bimtek, Rabu (2/11) di Palangka Raya.

Wisata Tiwah, lanjut Katma, sebuah wisata yang bertemakan spiritual. Ini sangat menarik, dan tidak sedikit wisatawan mancanegara yang tertarik dengan wisata imi. Tentu tidaklah mudah, diperlukan perencanaan secara matang, dan pelaksanaan secara berkesinambungan agar Tiwah dapat masuk dalam even tingkat nasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng, Adiah Chandra Sari, mengakui, sekarang ini even tingkat provinsi masih sangat minim. Perlu kebersamaan dari semua pemerintah daerah untuk dapat menyusun agenda, agar dapat diajukan, dan menjadi even tingkat nasional. Masing-masing daerah dapat membuat kegiatan, di mana hasil kegiatan tersebut dilaksanakan kembali ditingkat provinsi.

Misalnya, kata Adiah, kabupaten dan kota membuat kegiatan lomba budaya atau sejenisnya. Para pemenang lomba ini, diajukan ke tingkat provinsi untuk dapat dijadikan sebagai agenda provinsi. Semacam ini adalah bentuk terobosan dalam membangun pariwisata yang ada di Kalteng. Semakin banyak kalender wisata di Kalteng, tentu kunjungan wisata akan semakin tinggi, dan berdampak pada pengembangan dan pembangunan daerah.ded

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *