Sekaligus, lanjut dia, untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Lamandau di tengah situasi perkembangan ekonomi dunia yang tengah bergejolak saat ini.
Bupati Lamandau berharap, melalui kegiatan ini dapat menjadi trigger bagi masyarakat. Melalui pelatihan ini nantinya juga akan muncul entrepreneur maju, yang akan membawa daerah lebih berkembang.
Di tempat yang sama, Kepala Disnakertrans Lamandau Atie Dieni mengatakan, selain tiga pelatihan yang digelar di Nanga Bulik, Disnakertrans juga menyelenggarakan pelatihan ecoprint dan seni ukir di Kecamatan Delang.
“Total keseluruhan peserta yang mengikuti pelatihan dari Disnakertrans ada 112 orang. Pelatihan dilaksanakan selama 14 hari dari tanggal 7 sampai 20 November mendatang,” jelasnya. c-kar











