Spirit Kalteng

Perlu Perda Generasi Muda Cegah Penyimpangan Seksual

29
×

Perlu Perda Generasi Muda Cegah Penyimpangan Seksual

Sebarkan artikel ini
Perlu Perda Generasi Muda Cegah Penyimpangan Seksual
Ketua PW Muhammadiyah Kalteng Ahmad Syar’i

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.IDTerus bertambahnya angka HIV/AIDS di Kota Palangka Raya akibat aktivitas Lelaki Seks Lelaki (LSL) turut menjadi perhatian Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Kalimantan Tengah. Peraturan Daerah (Perda) mengenai perlindungan terhadap generasi muda dan penambahan ilmu keagamaan perlu dilakukan guna mengantisipasi meluasnya aktivitas LSL maupun LGBT.

Ketua PW Muhammadiyah Kalteng Ahmad Syar’i mengatakan, saat ini disinyalir sudah banyak generasi muda yang terpengaruh seks bebas dan aktivitas LSL. Pencegahan harus masif dilakukan karena menyangkut terkait kesehatan dan merebaknya HIV/AIDS.

“Kita khawatir betul jika tidak ada pencegahan, maka generasi muda kita akan berbahaya. Salah satunya Perda yang mengatur akan perlindungan terhadap generasi muda. Tentunya seluruh ajaran agama di Indonesia melarang keras bentuk seks sesama jenis maupun penyimpangan seksual,” katanya, Minggu (13/11).

Selain Perda, pemerintah juga bisa meningkatkan pembinaan keagamaan sejak dini kepada masyarakat. Tentunya melalui penambahan waktu untuk pembinaan keagamaan saat di sekolah.

Ia menilai secara umum pembinaan keagamaan di sekolah masih kurang cukup. Dalam seminggu, pembinaan keagamaan hanya mengambil waktu 8 jam.

“Saat ini pelajaran agama di sekolah sangat terbatas, karena juga diisi dengan kurikuler yang lain. Untuk itu pembinaan keagamaan seharusnya bisa dilakukan lebih terstruktur dan masif untuk menanamkan akhlak dan moral kepada generasi muda,” jelasnya.

Para orang tua juga berperan penting dalam menjaga lingkungan anak bergaul sehari-hari. Tentunya melalui pendekatan keagamaan yang baik bisa mencegah anak menjauhi perbuatan negatif seperti LSL maupun LGBT.

“Orang tua harus selalu memonitor anaknya saat di luar jam sekolah. Anak sebisa mungkin harus dibuat sibuk agar tidak terpengaruh dengan perilaku negative,” pungkasnya. fwa