SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Seorang pemuda bernama Miskoe Riantoe, tewas setelah nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Peristiwa naas ini terjadi di Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kapolsek Cempag Ipda Akhmad Januar mengatakan, kejadian bunuh diri terjadi pada Senin (16/1) sekitar pukul 17.00 WIB, di dalam kamar korban di kediamnnya Jalan Sendong, Desa Pundu.
“Peristiwa diketahui oleh ibu kandung korban yang baru pulang ke rumah. Sang ibu yang terkejut langsung mengecek kondisi korban. Karena badan masih hangat, sang ibu dibantu warga setempat membawa korban ke Puskemas Pundu, ” kata Kapolsek, (17/1).
Lanjut Januar, sesampainya di Puskesmas nyawa pemuda 23 tahun tersebut tidak dapat tertolong. Keluarga memutuskan membawa kembali jasad korban ke rumah. “Upaya yang kami lakukan periksa TKP, koordinasi dengan tenaga medis, tentang hasil pemeriksaan, catat para saksi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutur Kapolsek.
Dalam hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Keterangan awal yang diperoleh dari pihak keluarga, Januar menyebut diduga kuat motif korban nekat melakukan bunuh diri karena cinta (asmara). “Diduga karena asmara karena diperkuat dari keterangan keluarga yang menemukan isi chat dan status Whatsapp, ” pungkasnya. c-prs











