PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID-Dalam rangka meningkatkan pelayanan dalam memberikan informasi yang transparan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pangkalan Bun berinovasi dengan meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Lapas Pangkalan Bun (Simpun).
Kepala Lapas Kelas II B Pangkalan Bun Doni Handtiansyah mengatakan, aplikasi “Simpun” ini sudah mulai dioperasikan sebulan yang lalu, tinggal Lounchingnya saja agar masyarakat luas mengetahui perihal aplikasi tersebut.
“Dalam aplikasi Simpun ini, masyarakat terutama bagi keluarga dari warga binaan Lapas Kelas II B Pangkalan Bun, bisa mendapatkan informasi yang jelas tentang apa yang menjadi hak bagi warga binaan, seperti hak untuk mendapatkan Remisi, hak untuk mendapatkan CB (cuti bersyarat), CMB (Cuti menjelang bebas) maupun hak untuk mendapatkan PB (Pembebasan Bersyarat),” kata Kalapas Kelas IIB Pangkalan Bun Doni Handriansyah, Jumat (3/1).
Dimana menurut Doni, didalam aplikasi itu bisa di akses berbagai persyaratan bagi warga binaan untuk mendapatkan haknya, dan hal yang paling penting lagi, diluncurkannya aplikasi Simpun ini untuk mencegah terjadinya Pungli (pungutan liar) yang dilakukan oleh oknum.
“Karena ketidaktahuan dari masyarakat, sehingga dimanfaatkan oleh oknum untuk mendapatkan keuntungan untuk dirinya sendiri, padahal negara telah memberikan beberapa hak bagi warga binaan yang telah memenuhi persyaratan, sehingga melalui aplikasi ini menutup celah terjadinya Pungli,” ujar Dino.
Lanjutnya, aplikasi Simpun itu bisa diakses diruangan layanan terpadu, bagi pengunjung/keluarga atau pun kerabat dari warga binaan bisa mengakses aplikasi tersebut dengan mudah, dimana untuk saat ini aplikasi Simpun itu bisa di akses secara lokal saja. Namun kedepannya akan ditingkatkan lagi mengakses aplikasi itu dengan lebih canggih, yakni sistem intern house.
“Didalam aplikasi Simpun itu juga, akan ditayangkan menu makanan apa saja yang diterima oleh warga binaan, selain itu ditampilkan berbagai kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh petugas, kami sajikan informasi yang transparan,” ujar Doni.
Menurut Doni, dirinya setelah mendapatkan amanah untuk menjabat sebagai Kalapas Kelas IIB Pangkalan Bun, bertekad serta berkomitmen akan memberikan perubahan yang lebih baik, dan secara bertahap, dirinya pun merubah serta memperbaiki semuanya agar lebih baik lagi. (yulia)





