-
Palangka Raya

Ratusan Rumah di Palangka Raya Terendam Banjir

29
×

Ratusan Rumah di Palangka Raya Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/YULIANU SL BANJIR-Masyarakat yang bermukim di kawasan Flamboyan Bawah, Kelurahan Langkai, kembali harus berurusan dengan genangan air
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID- Lagi-lagi masyarakat yang bermukim di kawasan Flamboyan Bawah, Kelurahan Langkai, kembali harus berurusan dengan genangan air. Bagaimana tidak, hujan yang melanda Kota Palangka Raya maupun kawasan hulu Sungai Kahayan dan Rungan menyebabkan naiknya debit air. Jalan permukiman hingga rumah masyarakat, kembali tergenang air.

Lurah Langkai Sri Wanti mengatakan, sejak beberapa hari lalu ketinggian air di kawasan Flamboyan Bawah sudah meningkat drastis. Kemarin, wilayah permukiman di Gang Asby, Komplek Pesantren HI, Gang Sepakat, Gang Patra dan Gang Simpony keadaan debit air mengalami kenaikan sekitar 13 cm. Bahkan beberapa ruas jalan di pemukiman masyarakat sudah ada tergenang air dan ada beberapa rumah sudah terendam air setinggi 20 cm atau di bawah lutut orang dewasa.

“Namun keadaan dan aktivitas masyarakat sehari-hari masih aman serta kondusif. Belum ada yang mengungsi dan mereka masih beraktivitas seperti biasa,” kata Sri, Kamis (9/2).

Selain itu, berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan pihak kelurahan setidaknya ada 187 rumah yang dihuni oleh 187 kepala keluarga atau 703 jiwa yang terdampak banjir kali ini, termasuk 26 ruas jalan umum di 13 RT setempat.

Untuk itu, dirinya meminta agar masyarakat tetap mewaspadai akan adanya potensi kenaikan ketinggian genangan banjir. Meskipun ketinggian air masih dirasakan aman, namun ia berharap agar masyarakat tak lengah. Peralatan yang berbahaya serta barang-barang berharga harus diletakan pada tempat yang aman.

“Terutama anak-anak, pantau kegiatan mereka di sekitar rumah. Karena air yang tinggi menyebabkan mereka sulit melihat titik mana saja yang berbahaya. Jadi kita harus saling menjaga keberadaan satu sama lain,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota juga terus melakukan pemantauan titik banjir setempat. Wakil Wali Kota Palangka Raya Hj Umi Mastikah menyempatkan diri untuk meninjau lokasi banjir yang ada di Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu, kemarin.

Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani menyampaikan, terpantau di lapangan ketinggian air di Kelurahan Marang mencapai 60 cm dan aktivitas warga relatif masih normal.

“Tim BPBD Kota Palangka Raya juga memberikan sosialisasi, edukasi, dan informasi tentang potensi bahaya banjir kepada masyarakat sekitar. Kami ingin masyarakat agar selalu waspada dengan debit air yang semakin meningkat,” ujarnya.

Emi juga menyampaikan, kenaikan air meningkat disebabkan oleh curah hujan dengan intensitas sedang sampai lebat, yang berasal dari kiriman hulu DAS Kahayan maupun Rungan.

“Dengan adanya kegiatan ini dilakukan sebuah monitoring dan peringatan agar masyarakat terhindar terjadinya korban jiwa, dan memanilisir kerugian material yang terjadi akibat banjir,” pungkasnya. rgb

-
-
-