-
Spirit Kalteng

SOSIALISASI  4 PILAR-Teras: Jangan Merasa Kita Paling Hebat

74
×

SOSIALISASI  4 PILAR-Teras: Jangan Merasa Kita Paling Hebat

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/DEDY SOSIALISASI– Senator Kalteng Agustin Teras Narang menemui anak-anak SMA Kristen Palangka Raya, dalam rangkaian kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Rabu (22/2).
-
TABENGAN/DEDY
SOSIALISASI– Senator Kalteng Agustin Teras Narang menemui anak-anak SMA Kristen Palangka Raya, dalam rangkaian kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Rabu (22/2).

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Tokoh Kalimantan Tengah (Kalteng) yang juga Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng, Agustin Teras Narang, memberikan perhatian serius bagi generasi penerus bangsa berkenaan dengan 4 Pilar Kebangsaan. Tidak saja orang dewasa yang menjadi sasaran Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, tapi juga anak kuliah dan juga anak Sekolah Menengah Atas (SMA).

Menurut Teras Narang, semua orang mungkin hafal, mengetahui, dan paham apa itu 4 Pilar Kebangsaan, baik itu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan juga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Namun, semua itu bukan bagi dirinya sendiri, tapi harus terus disampaikan kepada orang banyak, demi memberikan pemahaman yang sama.

Teras narang menyampaikan, Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan tidak melihat siapa, ke mana, dan di mana, tapi juga bagi semuanya. Di antara kita semua, mungkin masih ada ataupun masih banyak yang tidak hafal atas Pancasila. Padahal, ada begitu banyak hal penting dengan memahami secara tepat terkait 4 Pilar Kebangsaan ini.

Dimulai dari Sila Pertama, jelas Teras Narang, Ketuhanan Yang Maha Esa. Ini menandakan bahwa negara kita adalah negara yang beragama. Kemudian Sila Kedua, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, ini menjadi bukti bahwa kita tidak tinggal sendiri. Tapi kemanusiaan yang didasarkan pada keberadaban dan toleransi.

Persatuan Indonesia, lanjut Teras Narang, senada dengan Sila Keempat, Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Artinya apa, kekuasaan benar ada di tangan rakyat, tapi tentunya tidak semua harus berbicara, dan itu melalui perwakilannya. Terakhir, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“Saya ini menegaskan, Keadilan Sosial itu tidak mudah bagi seluruh rakyat Indonesia, tidak hanya bagi kamu saja, tapi untuk dia juga. Analoginya, ada yang gemuk dan ada yang kurus. Berbicara keadilan, bagi yang gemuk tentu dia akan sangat berterima kasih dan bersuka cita karena mendapatkan porsi yang cukup. Sementara bagi yang kurus, tentu akan menjadi beban, gimana cara menghabiskannya,” kata Gubernur Kalteng Periode 2005-2015 ini, usai menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di SMA Kristen Palangka Raya, Rabu (22/2).

Teras Narang mengingatkan, semuanya harus dimulai atau berangkat dari diri kita pribadi. Jangan menganggap bahwa diri kita itu sempurna, jangan merasa diri kita baik, jangan merasa diri kita benar, tapi kita teropong dulu diri kita. Kita menunjuk orang, sementara 3 jari mengarah ke kita. 1 kita jari menunjuk kekurangan orang, sementara 3 jari kita menunjuk diri kita sendiri. Yang artinya kekurangan kita lebih banyak dibandingkan orang lain. Kita semua ini kekurangan karena itu jangan merasa paling hebat.

Teras Narang mengungkapkan, Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini juga dalam rangka mempersiapkan anak-anak Kalteng, khususnya dalam menyambut Indonesia Emas, dan juga Bonus Demografi. 70 persen generasi muda sekarang ini adalah yang akan menikmati, dan juga menghadapi kedua hal tersebut. ded

-
-
-