PEMKAB KOTIM

Pemkab Bakal Tes Urine Pelajar

30
×

Pemkab Bakal Tes Urine Pelajar

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/MAYA SELVIANI DIALOG- Bupati Kotim Halikinnor ketika berdialog dengan pelajar.

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Mengatasi peredaran narkoba, terutama di kalangan pelajar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Pemerintah Kabupaten Kotim (Pemkab Kotim) bakal melaksanakan tes urine di sejumlah sekolah.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, dirinya bersama Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kotim berencana akan melaksanakan tes urine tersebut di Sekolah Menengah Atas (SMA). Kemungkinan pelaksanaan tes urine tersebut akan dilaksanakan pada tahun ini. Karena BNK Kotim sudah menganggarkan untuk pemeriksaan urine tersebut.

“Nanti sekali-kali saya akan turun ke sekolah-sekolah memeriksa secara langsung kondisi pelajar di sekolah. Jika ada yang dicurigai (memakai) akan langsung kita tes urine,” ujarnya pada acara dialog Bupati Kotim dengan LSM Lentera Kartini beserta pelajar tingkat SMA, di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotim, Senin (13/3).

Untuk waktu pelaksanaan dan lokasi sekolah, menurutnya, hal itu akan dirahasiakan. Hanya dirinya memberitahukan jika pelaksanaan tersebut pasti akan dilaksanakan di sejumlah sekolah.

Selain itu, dirinya juga memotivasi agar sejumlah pelajar menjauhi sikap-sikap kenakalan remaja yang condong kepada perilaku pergaulan bebas. Sebab hal tersebut menurut yang sangat tidak bermanfaat dan dapat merusak masa depan generasi penerus.

Untuk itu, lanjutnya, pendidikan dan penguatan agama dan juga perhatian khusus dari keluarga sangat penting, sebagai benteng pelajar agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas.

“Pendidikan menjadi hal utama yang sangat penting sebagai benteng diri para pelajar agar terhindar dari perbuatan atau hal-hal negatif. Di samping juga keterlibatan orang tua dalam hal pola asuh di rumah,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris LSM Lentera Kartini Fifit Novita Handayani menambahkan, jika kegiatan tersebut diprakarsai oleh pihaknya yang merasa prihatin dengan banyaknya kasusĀ  kenakalan remaja yang terjadi akhir-akhir ini di Kota Sampit. Bahkan tidak sedikit seringkali terjadi kasus pelajar usia anak yang terlibat dalam kasus narkoba.

Dirinya berharap, dengan gencarnya dilakukan sosialisasi di setiap sekolah oleh pihaknya bersama Pemkab Kotim, maka dapat menekan angka kasus kejadian, terutama untuk para pelajar. c-may

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *