Kotawaringin Barat

Pj Bupati Kobar Respon Langsung Laporan Warga Rt 06 Kelurahan Raja 

51
×

Pj Bupati Kobar Respon Langsung Laporan Warga Rt 06 Kelurahan Raja 

Sebarkan artikel ini
Tim teknis Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Kobar di dampingi Lurah Raja Supriadi, meninjau langsung lokasi jalan di RT 06 Kelurahan Raja yang rusak berat akibat bencana banjir. 

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID-Penjabat Bupati Kotawaringin Barat Anang Dirjo, merespon langsung laporan warga Rt 06 Kelurahan Raja Kecamatan Arut Selatan, laporan perihal jalan titian yang terbuat dari kayu ulin, yang kini kondisinya rusak parah akibat bencana banjir tahun 2022.

Kerusakan sepanjang titian di RT 06 Kelurahan Raja sangat membahayakan bagi masyarakat setempat yang melintas di titian tersebut, selain lebarnya yang sangat terbatas, juga kondisi titian jalan yang terbuat kayu ulin itu sudah miring bahkan banyak yang bolong.

Warga setempat bahkan pihak Kelurahan Raja pun sering menyampaikan perihal kerusakan tersebut, tetapi lagi lagi masyarakat hanya menunggu kepastian.

Tetapi begitu menyampaikan laporan disampaikan ke Pj Bupati Kobar Anang Dirjo, tidak makan waktu lama, Pj Bupati pun langsung menurunkan tim untuk meninjau dan langsung akan di tindak lanjuti.

Kepada Tabengan , Pj Bupati Kobar Anang Dirjo mengatakan, laporan itu sudah di tindak lanjuti, dan pada hari Minggu (19/3) tim di dampingi Lurah Raja telah meninjau langsung, dan pengerjaannya akan di konsolidasikan dengan CSR.

“Apapun yang di sampaikan masyarakat, akan langsung di tindak lanjuti, akan tetapi sebelumnya laporan itu di Tinjau terlebih dahulu oleh tim teknis dari dinas terkait, seperti di RT 06 Kelurahan Raja, Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten akan segera melakukan perbaikan,” ujar Anang Dirjo.

Anang Dirjo mengakui, akibat bencana banjir di tahun 2022 lalu banyak infrastruktur baik jalan dan jembatan yang rusak, namun demikian secara keseluruhan semuanya telah di masukan dalam pendataan,secara bertahap akan dilakukan perbaikan, kecuali yang memang sangat urgent / mendesak, maka akan di prioritaskan.

“Berdasarkan pendataan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kobar, akibat bencana banjir di tahun 2022 lalu, untuk jalan yang rusak mencapai 57,06 Km dan jembatan ada 42 Unit, untuk perbaikan jalan saja membutuhkan anggaran sebesar Rp 500 miliar dan untuk jembatan membutuhkan Rp 650 miliar,” iImbuh Anang Dirjo.

Menurutnya, mengingat besarnya anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan jalan dan jembatan, maka pemerintah daerah Kobar akan menyampaikan hal itu kepada  Kementerian PUPR. (yulia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *