+Suskes Berprestasi di Kejuaraan Dance Malaysia Open
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Setelah suskes berprestasi di Kejuaraan Dance Malaysia Open beberapa waktu lalu, kini Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menyiapkan atletnya untuk dikirim ke luar negeri, mengikuti kejuaraan dancesport yang akan digelar di Bangkok, Thailand.
Ketua Pengprov IODI Provinsi Kalteng dr Mikko U Ludjen SpOG MKes menyampaikan, atlet yang disiapkan sebanyak 2 orang, Marcello Uria Ludjen dan Princessa Lelindra. Keduanya merupakan atlet yang berhasil meraih prestasi di event sebelumnya yang digelar di Malaysia.
“Kita Kalteng akan mengirimkan untuk perlombaan di Bangkok, Thailand, khusus untuk kelas standar balroom, ada 2 atlet yang dikirimkan yakni Cello dan Cessa yang memang tahun lalu juara di Malaysia. Targetnya pertahankan prestasi,” kata Mikko, Jumat (9/6).
Menurut Mikko, tahun ini ada tiga agenda kegiatan yang akan diikuti atlet Dancesport Kalteng, satu agenda luar Indonesia yang akan digelar di Bangkok dan dua agenda dalam negeri, Pornas di Bandung, Jawa Barat dan Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) di yogyakarta.
Setelah dari Bangkok, lanjut Mikko, selanjutnya Pengprov IODI Kalteng mengirimkan sebanyak 22 atlet ke Pornas Bandung. Pada event ini prestasi atlet Dancesport Kalteng cukup membanggakan. Meraih 1 medali emas dan 1 perunggu. Target kali ini mempertahankan prestasi tersebut. Kelas yang akan diikuti, tadisional dance, modern dance, dan hiphop.
“Terkait dengan anggaran, karena masih belum ada bantuan dari pemerintah jadi kami swadaya saja. Dan juga kontribusi dengan Ketua IODI Kabupaten Gunung Mas. Beliau mengirimkan atlet dan juga dukung pembiayaan, kami bangga dan apresiasi. Mereka juga membawa nama kabupaten juga provinsi. Ke depan kami harapkan pemerintah bisa memperhatikan kami, bantu pendanaan kepada kami walaupun sedikit, itu sangat berarti,” imbuh Mikko.
Atlet yang disiapkan untuk Pornas dari Gunung Mas, Katingan dan Lamandau akan ikut ambil bagian dengan usia di bawah 16 tahun untuk mencari pengalaman dengan bertanding di Pornas. Mikko harapkan nanti hasilnya baik. Maka, tidak menutup kemungkinan atlet yang mendapatkan prestasi akan diikutkan ke Pra Pon di Yogyakarta.
“Kalau target di Bangkok, targetnya masuk 3 besar. Target di Pornas medali dan mempertahankan prestasi sebelumnya, tapi tujuan paling pentingnya Pra PON, dan itu kita harus bisa masuk dalam seleksi 3 besar karena kalau masuk 3 besar itu kita bisa kirim banyak atlet ke PON Aceh-Sumut. Dulu pernah atlet dansa kalteng itu berprestasi, pernah bermedali pada tahun sebelumnya. Kalteng cukup disegani,” pungkas Mikko. yml











