Sambung Osa, para pencari ikan ini saat bermalam, ternyata lupa mematikan api saat meninggalkan lokasi tersebut, sehingga akibat kelalaian membakar area lahan tersebut.
Lebih lanjut, kata Osa, Kecamatan Sebakul dan Kahkul ini merupakan daerah rawan karhutla, dan 6 kecamatan lainnya masih aman akan karhutla, dan mengantisipasi itu pihaknya terus melakukan patroli.
Osa menambahkan, sejak dari 1 Juni 2023 sampai hari ini dilakukan modifikasi cuaca atau TMC, dan masih ada awan, karena dilakukan hujan buatan. Dan bertahan sampai di bulan Juni, tetapi menurutnya pada bulan Juli 2023 sudah sangat tipis dilakukan TMC
“Berdasarkan prediksi BMKG, di bulan Juli itu sudah masuk kemarau, dan sampai puncaknya September 2023. Itu kemarau yang lumayan ekstrem,” jelasnya.
Untuk itu, tambah Osa, pihaknya mengimbau kepada masyarakat di Kabupaten Pulpis, jika tidak perlu bepergian ke luar rumah, maka lebih baik di rumah saja. Jikapun harus keluar rumah, maka diminta memakai jaket dan jangan lupa sering minum air,” pungkasnya. c-mye











