PENDIDIKAN

JANGAN SALAHKAN UPR-3 Harapan untuk Pemerintah agar Siswa Kalteng Masuk PTN

22
×

JANGAN SALAHKAN UPR-3 Harapan untuk Pemerintah agar Siswa Kalteng Masuk PTN

Sebarkan artikel ini
JANGAN SALAHKAN UPR-3 Harapan untuk Pemerintah agar Siswa Kalteng Masuk PTN
Foto: Eldoniel Mahar

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID- Mencermati adanya tudingan dari salah satu media dan ada demo yang menuding minimnya siswa-siswi Kalteng masuk menjadi mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR), mendapat tanggapan dari pengamat sosial dan politik yang juga tokoh muda Kalteng Eldoniel A Mahar.

Menurutnya, setidaknya ada 3 hal yang bisa dilakukan secara pararel agar ke depannya lebih banyak lagi putera-puteri lokal Kalteng yang dapat diterima di UPR, khususnya Fakultas Kedokteran.

“Pertama, Pemerintah Daerah seyogyanya mulai memperbaiki kualitas Sekolah Menengah Atas di daerah ini, utamanya untuk mempersiapkan lulusannya agar mampu bersaing dengan lulusan SMA daerah lain, saat sama-sama menempuh ujian masuk di UPR (mengingat standard yang diberlakukan adalah sama bagi siapa saja),” kata Eldoniel A Mahar yang akrab disapa Bang Edon ini.

Mengutamakan siswa-siswi lokal itu sangat bagus, tapi juga harus dibarengi dengan kemampuan siswa itu sendiri. Jangan sampai setelah kuliah malah keteteran mengejar kurikulum atau pelajaran di fakultas, ini juga tidak bagus. Karena segala sesuatunya tidak bagus juga bila dipaksakan.

Edon juga mengkritisi, sudah beberapa tahun ini tidak terdengar pemerintah setempat menganggarkan bea siswa untuk siswa-siswi SMA di Kalteng ini. Mirisnya, ujar lagi, beberapa tahun ini juga tidak terdengar, baik dari berita media sosial ataupun koran, ada siswa-siswi SMA Kalteng yang berprestasi secara nasional di bidang pendidikan.

“Intinya tetap perbaiki kualitas dan sarana pendidikan di Kalteng ini, baik itu dari kualitas pengajarnya dan peningkatan pendidikan anak didik, dan yang paling utama adalah jangan sampai tingkat kurikulum SMA di Kalteng ini berbeda dengan di luar Kalteng. Karena ini akan membingungkan anak-anak kita saat ikut ujian masuk secara nasional nantinya,” tegas Edon Kader PSI Kalimantan Tengah ini.

Kedua, lanjut Edon, Pemerintah beserta para wakil rakyat di daerah ini seharusnya bisa mengusulkan, mengupayakan, memperjuangkan (di Kementerian terkait) agar dikeluarkan peraturan khusus yang memungkinkan putera-puteri lokal Kalteng lulusan SMA setempat memiki peluang masuk UPR lebih besar (minimal sama) dibandingkan peserta dari daerah lain.

Dan yang ketiga, kita mengharapkan pemerintah Kalteng dapat memotivasi mendorong putera-puteri lokal Kalteng agar senantiasa menempa dan mempersiapkan diri untuk (mengejar ketertinggalan) menghadapi persaingan seleksi masuk UPR yang semakin hari semakin ketat. Ini bisa difasilitasi oleh pemerintah daerah dengan membiayai, menyediakan, membuka bimbel kelas wahid di Palangka Raya (sebagaimana bimbel intensif persiapan masuk PTN, berbiaya mahal, di kota-kota besar di Indonesia) yang nantinya diarahkan untuk fokus mempersiapkan putera-puteri (pilihan) lokal Kalteng menghadapi ujian masuk UPR.

Menurutnya, langkah yang dilakukan oleh Senator Kalteng Teras Narang,  menunjukkan kepekaan yang bersangkutan terhadap salah satu isu yang menjadi perhatian masyarakat lokal, yaitu menyurati menyuarakan solusi yang bisa diambil oleh Mendikbudristek agar UPR diberi kewenangan memprioritaskan putera puteri lokal asli Kalteng.

Apa yang dilakukan Teras Narang ini semestinya diikuti (secara simultan) oleh pemerintah beserta para wakil rakyat dan pemangku kepentingan (stake holder) di daerah ini, guna mendorong Mendikbudristek mengeluarkan keputusan/kebijakan yang memungkinkan putera puteri lokal asli Kalteng dapat mengenyam pendidikan di (Fakultas Kedokteran) UPR dalam jumlah yang lebih besar lagi pada tahun-tahun mendatang. ist