PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Masalah sumber daya manusia (SDM) menjadi perhatian serius dari Senator Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang (Terang). Perhatian tersebut tidak berlebihan, mengingat keberadaan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang ada di Pulau Kalimantan.
Perhatian serius masalah SDM ini juga terkait dengan masalah Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya (UPR), yang kesulitan untuk internship karena terbatasnya jumlah rumah sakit (RS) yang masuk dalam kategori RS Pendidikan. Meskipun akreditasi B, namun belum tentu berkategori RS Pendidikan.
Bapak Pembangunan Kalteng ini menilai, apa yang terjadi sekarang ini adalah gambaran bahwa dalam mendukung dunia pendidikan harus dilakukan perubahan. Demikian pula halnya dengan status RS yang ada di Kalteng. Jika selama ini hanya RS Doris Sylvanus yang memiliki kategori sebagai RS Pendidikan, maka RS lain di Kalteng diharapkan dapat memiliki status yang sama.
“Pelayanan internship selama ini hanya dimiliki RS Doris Sylvanus Palangka Raya, dan jumlahnya sangat terbatas yakni 20 orang. Tidak sebanding dengan calon lulusan kedokteran yang mencapai ratusan orang. Sebab itu, RS lain di Kalteng harus meningkatkan statusnya sebagai RS Pendidikan. Meskipun memiliki akreditasi B, tapi belum berstatus RS Pendidikan, maka tidak bisa melayani internship bagi calon dokter yang baru,” kata Gubernur Kalteng 2 periode ini, saat dibincangi terkait dengan hanya 1 RS Pendidikan di Kalteng, Kamis (10/8).
Inisiator Fakultas Kedokteran UPR ini menguraikan, ada sejumlah RS yang potensial untuk dijadikan sebagai RS Pendidikan. Di Palangka Raya ada RS Kalampangan milik Kota Palangka Raya dapat diajukan sebagai RS Pendidikan. Apabila disetujui dan memenuhi syarat, maka ada 2 RS Pendidikan yang dapat digunakan UPR sebagai wadah untuk internship.
Apakah itu cukup? Menurut Teras Narang, tentu saja masih belum cukup. Paling tidak, mengurangi beban RS Doris Sylvanus Palangka Raya. RS lain yang dapat diusulkan adalah RS Kabupaten Pulang Pisau. Hasil kunjungan yang dilakukan beberapa waktu lalu, sarana dan prasarananya sangat lengkap. Ini dapat menjadi peluang juga. Demikian pula RS di wilayah lain seperti Barito.
RS Muara Teweh, ungkap Teras Narang, dapat menjadi pilihan untuk menjadi RS Pendidikan. Demikian pula di wilayah barat Kalteng. Semakin banyak RS yang menjadi RS Pendidikan, memudahkan UPR untuk meletakkan mahasiswa kedokteran melakukan internship. ded











