Pulang Pisau

Pj Bupati Pulpis Turun Langsung Padamkan Karhutla

48
×

Pj Bupati Pulpis Turun Langsung Padamkan Karhutla

Sebarkan artikel ini
PEMADAMAN - Pj Bupati Pulpis Hj Nunu Andriani turun langsung memadamkan karhutla bersama jajaran Pemkab Pulpis, Minggu (1/10). TABENGAN/M YAKIN

PULANG PISAU/TABENGAN.CO.ID – Hingga kini kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) masih saja terjadi. Pejabat daerah di Kabupaten Pulpis pun terus berupaya melakukan pemadaman dengan berbagai cara, baik secara manual maupun menggunakan peralatan yang dimiliki saat ini.

Pejabat (Pj) Bupati Pulpis Hj Nunu Andriani turun langsung ke lokasi karhutla dan sekaligus melakukan pembasahan lahan gambut yang terbakar di Desa Tumbang Nusa Kecamatan Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau, Minggu (1/10).

Kepada awak media, Pj Bupati mengatakan, pada tahun 2023 ini kemarau cukup panjang dan Pemerintah Daerah (Pemda) bersinergi dengan TNI/Polri, serta lainnya. Kondisi seperti ini juga terjadi ketika kemarau panjang, dan bahkan terparah, menurutnya di tahun 2015 lalu.

“Karena kita selalu mengantisipasi, dan kita berupaya agar tidak kembali parah seperti tahun 2015 lalu. Tahun 2023 ini, karena faktor alam dan human eror, tentunya ini yang menjadi perhatian kita,” papar Pj Bupati.

Dikatakan Hj Nunu, pihaknya mengharapkan dari Pemda dan instansi vertikal TNI/Polri berupaya untuk melakukan pencegahan.

“Karena ini sudah terjadi karhutla, dan upaya penanganan sudah kita maksimalkan, dan kita pun meminta upaya dukungan dari masyarakat yang berada di wilayah desa, pemerintah desa dan kecamatan saya juga meminta untuk proaktif bergerak di wilayahnya masing masing,” jelasnya.

Hj Nunu mengakui, kendala yang dihadapi dalam penanganan karhutla cukup beragam, seperti alat sampai hari ini cukup, namun ketersediaan air yang menurutnya menjadi kendala.

“Untuk permasalahan yang kita hadapi itu sudah kita koordinasikan dengan Pemerintah Provinsi, dan bahkan kemarin pak Wakil Menteri LHK sudah melihat langsung. Pak Wamen alhamdulillah sudah melihat langsung, dan kemarin Pak Wamen berjanji akan membantu bagi daerah-daerah yang terdampak karhutla,” bebernya.

Sambung Hj Nunu, dengan kondisi sekarang ini, maka status karhutla di naikan menjadi Tanggap Darurat. Dengan status tersebut, maka akan dilihat kembali jika nantinya sudah mulai membaik maka akan dicabut kembali.
Di waktu yang sama, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Alue Dohong bersama Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo juga berkunjung ke Desa Tumbang Nusa dalam rangka memantau upaya penanggulangan karhutla yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalteng dan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau. c-mye

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *