Hukrim

KEJURDA MOTOPRIX-Pembalap Hilang Kendali, 6 Penonton Terluka

25
×

KEJURDA MOTOPRIX-Pembalap Hilang Kendali, 6 Penonton Terluka

Sebarkan artikel ini
KEJURDA MOTOPRIX-Pembalap Hilang Kendali, 6 Penonton Terluka
TERKAPAR- Salah seorang penonton yang terkena insiden tertabrak motor pembalap mengalami patah tulang kaki.TABENGAN/SUSENO

KASONGAN/TABENGAN.CO.ID- Kejuaraan Daerah (Kejurda) Motoprix Bupati Katingan Open Race Seri 11 yang digelar di Kasongan, diwarnai insiden salah satu pembalap hilang kendali dan menerobos kerumunan penonton yang mengakibatkan enam orang terluka.

Kejurda Motoprix tersebut dilaksanakan di Sirkuit Bundaran Durian Komplek Perkantoran Pemkab Katingan non permanen yang dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Bupati Katingan Saiful, Minggu (5/11) sekitar pukul 12.00 WIB dengan para peserta, baik dari Kabupaten Katingan, Kota Palangka Raya, Sampit, bahkan dari Provinsi Kalimantan Selatan.

Dari informasi di lapangan, diduga pembalap yang menabrak kerumunan penonton dengan kecepatan tinggi ini akibat rem blong. Bahkan saking kencangnya kecepatan kendaraan pembalap tersebut, membuat pembatas lintasan dari besi dan ban bekas jebol.

Kendaraan beserta pembalapnya jatuh ke kerumunan penonton. Dari enam orang yang tertabrak, ada yang mengalami patah tulang kaki dan sempat kritis, sehingga harus dirujuk ke RSUD Palangka Raya.

Kapolres Katingan AKBP I Gede Putu SIK melalui Kabag Ops AKP Ratno membenarkan adanya kejadian insiden kecelakaan salah seorang pembalap yang menabrak pengaman pembatas lintas balapan. Mengakibatkan enam orang terluka dan langsung dibawa ke RSUD Mas Amsyar Kasongan untuk mendapat pertolongan.

“Kita sebelumnya sudah melakukan pengecekan lapangan dan terakhir perangkat lomba sudah dipasang. Namun saat lomba ada insiden, di mana ada salah seorang pembalap hilang kendali dan menabrak penonton. Terkait dengan insiden ini kita melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab terjadinya insiden tersebut,” kata AKP Ratno SH, saat di RSUD Mas Amsyar Kasongan, Minggu (5/11) malam.

Menurut AKP Ratno, penyelidikan yang dilakukan pihak Kepolisian ini agar dapat memperjelas apa yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan tersebut. Dari enam orang korban, satu di antaranya sudah bisa pulang. Sedangkan lima lainnya masih dalam perawatan.

Dikatakan AKP Ratno, penyelidikan juga dilakukan untuk memastikan siapa yang diketahui nantinya paling bertanggung jawab atas peristiwa ini. Saat dimintai keterangan pihak panitia sangat kooperatif dan akan bertanggung jawab atas insiden yang terjadi.

Sementara itu, Ketua Pengcab IMI Katingan yang juga selaku Ketua Panitia Penyelenggara Dharmawan Karamo menuturkan, pihaknya selaku panitia penyelenggara akan bertanggung jawab atas insiden yang terjadi.

“Kejurda ini merupakan iven resmi dan dari teknikal para pembalap sudah memenuhi standar dan memenuhi sarat dan kejadian ini di luar kontrol dari pembalap  itu sendiri. Kita dari panitia dan pihak keamanan sudah berulang-ulang memberikan imbauan dan sebagainya agar para penonton tidak berada dekat dengan pembatas, pengaman sudah dilakukan semaksimal mungkin,” ungkap Dharmawan.

Terkait dengan korban, Dharmawan menambahkan, pihaknya akan bertangung jawab sesuai kemampuan dari panitia, baik yang mengalami luka berat dan luka ringan. Karena musibah ini bukan kehendak panitia dan pihaknya sudah maksimal dalam melakukan pengamanan. c-sus