PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) mengemban amanat penting dari Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI). Pasalnya, Majelis Sinode GKE dipercayakan menjadi penyelenggara hajatan nasional PGI, yaitu Konferensi Gereja dan Masyarakat Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (KGM PGI) Tahun 2023.
Acara KGM PGI Tahun 2023 ini akan berlangsung selama 5 hari, 8-12 November 2023. Tujuan penyelenggaraan KGM PGI 2023 ini adalah untuk menghimpun pendapat dari masyarakat Kristen untuk membantu gereja-gereja di Indonesia merumuskan sikap sosial-politis dan ekologis secara teologis, sehingga membantu gereja-gereja di Indonesia menyikapi perubahan dan perkembangan yang terjadi pada masa kini.
Tema yang diusung dalam konferensi ini adalah “Hiduplah sebagai Terang yang membuahkan Kebaikan, Keadilan dan Kebenatan (Bdk. Efesus 5:8b-9), dengan Sub tema “Bersama-sama Mewujudkan Masyarakat Majemuk Yang Pancasilais dan Bersama dengan Segenap Ciptaan Allah”.
Menjelang H-1 pelaksanaan KGM PGI 2023, berbagai persiapan telah dirampungkan oleh panitia penyelenggara yang diketuai oleh Drs Hardy Rampai MSi. Mulai dari kesekretariatan, acara, akomodasi, transportasi, bahkan penyambutan telah disiapkan panitia.
“Itu memang sudah siap semuanya ya, tinggal kita melaksanakan pada hari H,” ungkap Hardy.
Dalam persiapan acara KGM PGI ini, Hardy menyatakan bersyukur bahwa acara ini telah dikonfirmasi lebih awal 5 bulan sebelumnya, sehingga persiapan terkhusus dalam penggalangan dana dapat berjalan dengan baik. Hardy juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh donatur yang telah turut mengambil bagian dalam penyelenggaraan konferensi ini.
Sementara itu, Sekretaris Umum Panitia Penyelenggara KGM PGI Tahun 2023 Pdt Dr Yipriudie MTs mengungkapkan, konferensi diperkirakan akan dihadiri lebih 170 orang peserta dari seluruh perwakilan gereja di bawah aras PGI, Pimpinan Ormas Kristen, Pimpinan Organisasi Sosial Kemasyarakatan, Pimpinan Perguruan Tinggi Kristen, dan tokoh-tokoh Kristen.
“Dari kegiatan KGM ini kita akan melaksanakan kegiatan di Hotel Aquarius, lebih dari 170 peserta, diharapkan dapat menjadi bagian gereja untuk menjawab persoalan-persoalan di tengah masyarakat yang ada. Semua sudah siap kawan-kawan dari seluruh seksi rampung melaksanakan persiapan acara,” ungkap Yupriudie.
KGM PGI Tahun 2023 merupakan konferensi yang diselenggarakan PGI sebelum digulirkannya Sidang Raya XVIII PGI di Tanah Toraja tahun 2024 yang akan datang. Konferensi ini memfokuskan dan mengeksplorasi isu-isu yang terjadi di masyarakat Indonesia dan bagaimana kehadiran gereja memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjawab tantangan dan pergumulan tersebut. Karena itu, dalam KGM ini dilibatkan sejumlah pakar keilmuan tertentu selain theologi.
Perhelatan ini menjadi penting bagi PGI karena hasil dari KGM ini akan menentukan program dan kegiatan PGI ke depan. Adapun isu-isu yang akan dibahas antara lain pertahanan nasional, pembangunan IKN, ekologi dan climate, tantangan HAM di Indonesia, LGBTQ, demografi dan masih banyak lagi. fasb/ist





