DPRD MURUNG RAYA

Pilkades Serentak Harus Jadi Contoh Pesta Demokrasi

30
×

Pilkades Serentak Harus Jadi Contoh Pesta Demokrasi

Sebarkan artikel ini
TINJAU PILKADES - Ketua DPRD Mura Dr. Doni, SP, MSi mendampingi Bupati Perdie MYoseph, Wakil Bupati Rejikinnor, bersama Forkopimda memantau pelaksaan pemungutan suara Pilkades di Desa Sungai Lunuk, beberapa waktu lalu. TABENGAN/JOKO SANTOSO

PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID Pemilihan kepala desa (pilkades akan telah dilaksanakan secara serentak di 35 desa di Kabupaten Murung Raya (Mura) pada 9 Juni 2023 lalu harus dijadikan contoh dalam pesta demokrasi yang akan terjadi di tahun mendatang.

Ketua DPRD Mura Dr. Doni SP, MSi berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat aktif terelenggaranya pelaksanaan pilkades serentak tahun ini dengan lancar dan sukses, kendati diwarnai proses demokrasi yang bisa dikatakan lumrah terjadi namun, secara keseluruhan semua berjalan sesuai mekanisme yang telah diikuti.

Dirinya juga berpesan pada para calon kepala desa (kades) hendaknya setelah bersaing secara sehat mampu menyudahi setiap potensi perselisihan diantara pendukungnya bahkan yang bisa memicu permusuhan segera diselesaikan dengan baik.

“Kami berharap dengan telah dilaksanakannya Pilkades Serentak di 35 desa, 9 kecamatan bukan jadi ajang permusuhan di tengah masyarakat akibat perbedaaan pilihan politik,” terang Doni, Senin (12/9).

Doni menegaskan, pilkades merupakan contoh pelaksanaan demokrasi di tingkat kecil, sehingga di situlah akan terlihat bagaimana nantinya pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Pilkades merupakan wujud dari uji coba pilkada bisa dilihat dari hasil pilkades. Karena itu kami harap warga jangan ada gesekan akibat perbedaaan pilihan dan lain sebagainya,” jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap agar para calon kepala desa hendaknya bisa mengajak pendukungnya lebih cerdas dan santun, dalam ajang demokrasi di tingkat desa.

“Seandainya ada hal yang dianggap melanggar aturan, maka ada ruang khusus melalui panitia pelaksanaan dan ruang hukum lainnya di pengadilan,” lanjutnya

Doni mengingatkan, untuk panitia pelaksana pilkades baik di tingkat desa maupun tingkat kabupaten diminta lebih cermat dan berhati-hati. Sebab, lanjutnya, kesalahan sekecil apapun dari penyelenggara bisa menjadi pintu masuk persoalan dan permasalahan. c-sjs

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *