DPRD PALANGKA RAYA

RESES DI DAPIL II-DPRD Tinjau 2 Lokasi Pembangunan Infrastruktur 

37
×

RESES DI DAPIL II-DPRD Tinjau 2 Lokasi Pembangunan Infrastruktur 

Sebarkan artikel ini
PENINJAUAN – Anggota DPRD Kota Palangka Raya Dapil II laksanakan peninjauan di 2 lokasi pembangunan infrastruktur usai reses, baru-baru ini. TABENGAN/RADA ANGGRAENI

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Menjelang tutup tahun 2023 dan menutup Rapat Sidang Paripurna ke-15 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2023/2024, sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya dari daerah pemilihan (Dapil) II kembali melaksanakan reses demi menyerap aspirasi masyarakat di 3 kelurahan, salah satunya Kelurahan Palangka, baru-baru ini.

Pada reses tersebut, rombongan Anggota DPRD Kota Palangka Raya yang dipimpin Ketua Komisi A Palangka Raya Subandi melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah program. Termasuk meninjau infrastruktur di 2 lokasi di Kota Palangka Raya.

Reses ini turut diikuti Lurah Palangka, Bhabinkamtibmas, Babinsa, beberapa OPD dan pihak lainnya.

“Ada sejumlah aspirasi yang telah diserap di Kelurahan Palangka ini dan yang kami tinjau memang hanya sebagian saja. Yaitu di Jalan Sundoro tembus ke Jalan Semeru, kemudian di Jalan Jenjang,” kata Subandi kepada media.

Mewakili jajaran dewan lainnya, Subandi turut memberikan apresiasi kepada kepemimpinan Wali Kota Palangka Raya sebelumnya, Fairid Naparin. Yang dilanjutkan Pj Wali Kota Hera Nugrahayu atas berbagai pembangunan yang telah dilaksanakan di Kelurahan Palangka selama tahun 2023.

Pihaknya juga mencatat sejumlah pembangunan di jalan pemukiman seperti di Jalan Pelatuk dan berbagai pembangunan berdasar usul inisiatif lainnya.

“Ini semua atas kerjasama semua anggota DPRD Dapil II yang berjumlah 10 orang, yang mana kami turut menjelaskan dan menyampaikan bahwa apa yang diusulkan oleh masyarakat tentu akan kami tindaklanjuti. Alhamdulillah, untuk tahun 2023 ini sudah banyak pembangunan yang dilakukan,” ungkapnya.

Terkait reses untuk 2 prioritas pembangunan, Subandi menyatakan bahwa sebagian besar warga memang mengusulkan peningkatan jalan dan drainase.

Meski demikian, ia menegaskan pembangunan tidak terbatas pada 2 sektor tersebut saja. Ada berbagai inisiatif pembangunan di bidang kesehatan, pertanian, dinas sosial, pendidikan, dan sektor lainnya.

Walaupun banyak usulan terfokus pada infrastruktur jalan dan drainase, pembangunan mencakup berbagai kebutuhan riil masyarakat.

“Mengenai peningkatan pembangunan tidak hanya bertumpu pada infrastruktur saja, namun seperti di bidang kesehatan, pertanian, sosial pun demikian. Ada banyak yang telah diusulkan, namun sebagian besar yang diminta oleh RT setempat adalah pengembangan infrastruktur seperti jalan dan drainase. Tetapi, perlu dilihat kembali bahwa selama ini pembangunan tidak hanya di sektor itu saja, masih banyak seperti pada pendidikan dan kesehatan yang juga mengiringi dan ini sehubungan dengan kebutuhan rill masyarakat setempat juga,” pungkasnya.rba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *