SPIRIT POLITIK

Saling Klaim Menang Pileg

66
×

Saling Klaim Menang Pileg

Sebarkan artikel ini
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Kalteng Faridawaty Darland Atjeh dan Edy Rustian, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat DPD Kalteng

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID–Tahapan Pemilu 2024, pasca pencoblosan 14 Februari 2024 lalu, saat ini telah memasuki pleno rekapitulasi perhitungan suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Meski demikian sejumlah pihak menilai pemenang pemilu, khususnya untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) di Kalimantan Tengah (Kalteng) sudah bisa ditebak, bahkan beberapa partai politik (Parpol) mengklaim berhasil meningkatkan perolehan suara.

Pakar politik Kalteng Suprayitno mengungkapkan, apakah PDIP akan mendulang kembali kemenangannya di Kalteng untuk keempat kalinya pada Pemilu 2024? PDIP telah memenangkan Pileg di Bumi Tambun Bungai ini sejak tahun 1999, 2009, 2014 dan 2019, hanya tahun 2004 tak memenangkan Pemilu.  Namun, seperti apa peluang kemenangan mereka pada Pemilu 2024 ini?

Berdasarkan perolehan suara real count sementara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) 19 Februari 2024, progres suara sudah mencapai 47,99 persen. PDIP memimpin suara dengan mendapatkan 118.246 suara, diikuti Golkar dengan 84.865 suara, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan 59.592 suara dan Demokrat dengan 54.041 suara.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 41.843 suara, Partai Nasdem dengan 38.295 suara, Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 35.031 suara, PKS dengan 18.693 suara dan Perindo dengan 17.687 suara.

Suprayitno menjelaskan, untuk memahami peluang dan tantangan di suatu wilayah terkhusus seperti Kalteng, pemetaan politik menjadi hal yang penting. Menurutnya, PDIP telah memahami betul karakteristik pemilih yang ada di Kalteng. “Kemenangan PDIP di Kalteng selama empat kali berturut-turut menimbulkan pertanyaan seputar apakah mereka bisa mempertahankan dominasinya pada Pemilu 2024 nanti atau tidak,” katanya saat diwawancarai, Senin (19/2).

Perlu diketahui, dalam pemilihan umum, tidak semua faktor dapat dipastikan dengan pasti, terlebih lagi karena perubahan-perubahan yang terjadi di dalam dinamika politik suatu daerah.

“PDIP memiliki pengalaman dan pemahaman yang baik terhadap karakteristik pemilih. Selain itu, terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi hasil dari sebuah pemilihan umum termasuk kebijakan partai, promosi kampanye, karakteristik kandidat dan upaya partai dalam membujuk pemilih,” ucapnya.

Sementara itu, parpol yang  bertanding di Pemilu 2024 seperti Golkar, Gerindra, Demokrat, PKB, PKS dan lain-lain, masih membutuhkan upaya lebih untuk bisa memenangkan hati pemilih di Kalteng dan merebut posisi dominan yang sebelumnya dipegang PDIP. Walaupun demikian, hal ini akan tetap menjadi pertarungan yang menarik untuk diikuti.

“Dengan hasil perolehan suara yang masih belum final, masih harus menunggu hingga pengumuman resmi dari KPU. Namun, melihat kemenangan beruntun PDIP dari Pileg sebelumnya dan dukungan pemilih yang terus mengalir, peluang kemenangan PDIP pada pemilu 2024 di Kalteng masih cukup besar. Bagaimanapun, hanya waktu yang akan memberikan jawabannya,” pungkasnya.

Terpisah Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Kalteng Faridawaty Darland Atjeh mengatakan, dalam dua pemilu sebelumnya Partai Nasdem terus menunjukan kenaikan suara. Tak terkecuali pada pemilu 2024 ini.

Jika 2019 lalu berhasil meraih 5 kursi dan mendudukan dirinya menjadi Wakil Ketua III DPRD Kalteng, pada pemilu 2024 ini Partai Nasdem kembali berhasil merebut hati masyarakat Kalteng.

Tentunya kata dia itu tidak luput dari perjuangan bersama dan support yang diberikan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Pada pemilu 2024 ini kata Faridawaty, Partai NasDem optimis meraih 2 kursi untuk DPRD Kalteng dari Daerah Pemilihan (Dapil) I.

“Kita masih terus melakukan update atas proses rekapitulasi yang sedang berjalan ditingkat kecamatan. Sekarang ini, untuk suara tingkat Palangka Raya yang masuk baru sekitar 70 persen, masih ada sekitar 30 persen lagi yang masih berproses. Kita Insyaallah 2 kursi untuk Dapil I,” kata Faridawaty.

Dikatakan, Partai NasDem dipastikan meraih kursi pertama dan kedelapan untuk penetapan calon Anggota DPRD Kalteng.

Sementara untuk DPRD Kota Palangka Raya, Partai Demokrat mengklaim berhasil mengamankan 4 kursi.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Palangka Raya Hj Umi Mastikah melalui Sekretaris DPC Ahmad menyampaikan, pihaknya cukup puas dengan hasil sementara yang telah diperoleh untuk saat ini dan target minimal yang ingin diraih pihaknya adalah empat kursi.

“Kami cukup puas walaupun target awal dan mungkin semua partai berharap ingin jadi pemenang pemilu. Dari awal target minimal kita 4 kursi sesuai dengan target yang disampaikan Ketua DPC Ibu Hj Umi Mastikah ke DPP Partai Demokrat. Dan mudah-mudahan itu dapat tercapai. Intinya sekarang kita tinggal menunggu perhitungan resmi dari KPU dan Insya Allah target itu tercapai,” kata Ahmad.

Berdasarkan pantauan sementara dari perhitungan hasil suara di https://pemilu2024.kpu.go.id/pilegdprd_kab/hitung-suara/dapil/62/6271, Partai Demokrat telah mendapatkan 1.349 suara, menempatkan mereka menjadi empat besar teratas unggul dari partai lainnya.

Sementara itu, Edy Rustian, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat DPD Kalteng menyampaikan, meskipun perhitungan masih berlangsung, partainya telah mengamankan empat kursi di DPRD Kota Palangka Raya. Hal ini didasarkan pada kalkulasi dari tim suksesnya. “Dengan dua kursi di Dapil III, satu kursi di Dapil II dan satu kursi di Dapil I,” ungkapnya.

Ketika ditanya tentang siapa saja yang memperoleh kursi tersebut, Edy tidak tergesa-gesa untuk memberikan informasi. Dia menyatakan, pihaknya akan mengumumkan hasil kursi setelah perhitungan selesai dan hasilnya telah final.

Pihaknya menyampaikan tetap optimis untuk mendapatkan lebih banyak kursi, terutama dengan adanya Pemilihan Suara Ulang (PSU) di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Palangka Raya. “Kami memiliki target yang lebih daripada itu. Memperoleh lebih dari empat kursi adalah prioritas kami saat ini,” ungkapnya.

Sementara Calon Legislatif (Caleg) petahana dari Partai Golkar Kota Palangka Raya Khemal Nasery menyampaikan, ia sangat puas atas hasil yang telah diperoleh pada pemilu 2024 ini. Dimana masyarakat masih memberikan kepercayaan terhadap kinerjanya sebagai wakil rakyat di Dapil I.

“Semoga kepercayaan yang diberikan kepada saya, bisa saya pergunakan untuk memperjuangkan aspirasi, harapan, keinginan masyarakat Kota Palangka Raya,” kata Khemal.

Saat ini kata dia, tetap menunggu hasil final dari perhitungan KPU, walaupun dalam real count KPU pada https://pemilu2024.kpu.go.id/pilegdprd_kab/hitung-suara/dapil/62/6271/627101, di Dapil I Khemal meraih dukungan sebanyak 291 suara, menempatkannya sebagai caleg teratas kedua setelah Sudarto yang memimpin dengan perolehan 519 suara dari partai Golkar. ded/jef/rba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *