PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kemenangan pasangan Calon Presiden/Wakil Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tak terbendung di Kalimantan Tengah. Pasangan ini unggul telak meninggalkan rivalnya, nomor urut 1 Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar maupun nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Berdasarkan rekapitulasi 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalteng, pasangan Prabowo-Gibran berhasil meraup 1.097.070 suara. Sedangkan Anis-Muhaimin memperoleh 256.811 suara, disusul pasangan Ganjar-Mahfud 158.788 suara di urutan ketiga.
Kepastian angka tersebut terungkap dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan surat suara tingkat KPU Provinsi Kalteng di M Bahalap Hotel Palangka Raya, Minggu (3/3). Rapat pleno tersebut dipimpin Ketua KPU Kalteng Sastriadi bersama 4 komisioner lainnya yang disiarkan secara live melalui Youtube.
Keunggulan pasangan Prabowo-Gibran ini hampir merata di 14 kabupaten/kota se-Kalteng. Usai penghitungan suara, saksi pasangan Ganjar-Mahfud, Samsir Alam menolak menandatangani berita acara karena beberapa alasan. Dia menyebut Pemilu curang, pemanfaatan bansos dan berbagai alasan lainnya. Keberatan tersebut dituangkan dalam berita acara kejadian khusus.
Sehari sebelumnya, Ketua KPU Kota Palangka Raya Joko Anggoro pada saat rapat pleno yang dipantau melalui siaran Youtube resmi KPU Palangka Raya, menyampaikan perolehan suara untuk Pilpres nomor urut 1 Anies-Muhaimin sebanyak 32.922.
Sedangkan Capres/Cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran meraih sebanyak 120.684 suara. Kemudian pasangan nomor urut 3 Ganjar-Mahfud meraih 15.681 suara.
Sedangkan berdasarkan surat suara, total sebanyak 172.418 surat suara sah dan tidak sah. Surat sah tercatat 169.287 dan sebanyak 3.131 surat suara tidak sah. ldw/hil











