PILKADA KATINGAN- Didukung Gubernur, Suhaemi Siap Maju

TABENGAN/IST KANDIDAT- Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kalteng Suhaemi saat menghadiri kegiatan baru-baru ini di Palangka Raya

KASONGAN/TABENGAN.CO.ID – Pilkada di Kabupaten Katingan akhir tahun 2024 mendatang mulai dihangatkan, dengan kesiapan sejumlah tokoh yang mengaku bakal siap bertarung.

Salah satu figur yang akan ikut ambil bagian dalam Pemilihan  Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Katingan adalah Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), yang juga Plh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Tengah (Disdukcapil Kalteng) Suhaemi.

Suhaemi merupakan putra asli Kabupaten Katingan. Lahir di Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Suhaemi ini mengaku siap maju pada Pilkada Kabupaten Katingan.

Selain sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Katingan, dirinya mengaku juga mendapatkan dorongan dari berbagai pihak termasuk mantan Bupati Katingan. Namun karena berstatus sebagai pejabat di Pemprov Kalteng, sudah barang tentu akan membatasi hal-hal yang sifatnya melanggar aturan ASN.

“Saya juga mendapat dukungan dari pak Gubernur  untuk maju, namun intinya pada waktunya Insaya Allah saya siap. Tapi kalau saya ditanya itu, Insya Allah saya siap, dan kalau saya nanti mundur, berarti saya siap,” tegasnya Suhaemi baru-baru ini di Kasongan.

“Kalau saya maju pilkada, berarti saya pensiun dini, tidak masalah bagi saya. Pokoknya sebelum pendaftaran bulan Agustus, kalau saya maju saya mundur,” kata Suhaemi.

Akan tetapi, nanti bisa dilihat dinamikanya. Jika ada figur yang lebih baik di Katingan, maka Suhaemi mengaku tidak akan maju, malah dirinya bakal membantu sosok tersebut.

“Yang jelas, seandainya saya maju yang mendorong saya itu adalah ingin membangun Katingan lebih baik. Katingan ini adalah kabupaten yang elok, dari sisi letaknya strategis, kemudian dari sisi SDA kemudian SDM, yang harus dikembangkan. Karena Katingan punya potensi luar biasa, terutama diberbagai aspek sumber daya alam, dan ini belum digarap maksimal,” imbuh Suhaemi.ist