PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo memberikan sinyal kesiapannya untuk maju di pesta demokrasi serentak pada pemilihan kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang. Hal itu ia sampaikan usai menghadiri rapat Paripurna di gedung dewan, Senin (22/4).
Politisi Golkar tersebut mengutarakan, jika dirinya seperti air yang mengalir. Menurutnya berdasarkan rekam jejak dan pengalaman pribadi, dirinya telah mengikuti pemilu dan pilkada sejak 1999, artinya menjadi bekal dinamisnya untuk bertarung diperpolitikan Kalteng.
“Menurut sampean bagaimana? Begini saya seperti air mengalir, kita kan ada peraturan dan tunduk dengan partai,” kata Edy saat ditanya awak media terkait kesiapan dirinya maju di Pilkada 2024.
Di sela-sela wawancara dari beberapa awak media, Wakil Ketua I DPRD Kalteng dari Fraksi Partai Golkar, H Abdul Razak menanggapi pernyataan Edy terkait kesiapannya maju di pilkada Kalteng.
Menurutnya, apakah dirinya cocok dan Edy Pratowo berpasangan di Pilkada 2024 nanti? Mengingat Razak masuk dalam bursa Pilkada 2024. “Kalau kita berdua cocok enggak? Tanya Razak kepada awak media, diakkhiri dengan foto berjabat tangan.
Jika Razak dan Edy bersanding, maka diperlukan partai koalisi untuk memenuhi syarat minimal kursi yang sudah ditetapkam yakni minimal 9 kursi atau minimal 20 persen kursi DPRD Kalteng.
Di Pileg DPRD Kalteng 2024 kemarin, partai Golkar meraih 8 kursi, sementara PDIP unggul memperoleh 10 kursi, disusul partai lainnya.
Sebelumnya, Razak dan Edy sendiri telah terdaftar sebagai bakal calon kepala daerah/wakil kepala daerah kader partai Golkar pada Pilkada 2024 bersama 15 tokoh lainnya.
Sebelumnya juga, saat diwawancarai pada (17/3) yang lalu, Ketua DPD Golkar Kalteng HM Ruslan menyebut, kriteria calon wakil gubernur harus berpengalaman di bidang pemerintahan, masih muda namun potensial dengan track record yang bagus, serta bisa memberikan kontribusi dukungan untuk perolehan suara.
Menakar dari potensi Edy pratowo sebagai calon wakil gubernur dari Razak, yang syarat berpengalaman di perpolitikan serta dibidang pemerintahan, apakah Edy yang dimaksud untuk menjadi calon wakil gubernur?
Rencananya, pada Mei 2024 mendatang, Golkar dan Razak akan melakukan survei untuk mengetahui siapa calon wakil gubernur yang berpotensial untuk mendampinginya. Survei tersebut akan dilakukan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, dan akan berlandaskan survei nasional dan regional. jef











