PALANGKA RAYA/TABENGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meluncurkan logo Hari Jadi Ke-67 Kalteng Tahun 2024. Logo yang didominasi warna khas Dayak, merah, hijau, kuning, hitam dan putih itu dirilis ke publik secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo di sela kegiatan Musrenbang RPJPD 2025-2045 dan RKPD 2025 Provinsi Kalteng Tahun 2024 di Aula Jayang Tingang, Rabu (24/4).
Kepala Diskominfosantik Kalteng Agus Siswadi mengatakan, dalam logo yang keluarkan ini, mengandung beberapa makna terkait dengan budaya dan falsafah adat Dayak.
“Tema umum logo menggunakan kombinasi warna khas adat Dayak yang terdiri dari merah, hijau, kuning, hitam dan putih. Warna ini dalam bahasa Dayak dikenal dengan istilah 5 Ba: Bahandang, Bahijau, Bahenda, Babilem dan Baputi,” kata Agus, Rabu.
Agus menambahkan, kemudian tema Hari Jadi Ke-67 Kalimantan Tengah ini adalah Kalteng Bermartabat, Maju dan Berkah, yang menggambarkan Masyarakat Kalteng yang Bermartabat dan Penuh Berkah serta Maju dalam pembangunan.
Dijelaskannya, dalam logo tersebut juga terdapat Tugu Soekarno yang merupakan tonggak sejarah pembentukan dan pembangunan Provinsi Kalteng yang tiang pancangnya diletakkan oleh Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno pada 23 Mei 1957.
“Terdapat juga Tugu Talawang Bundaran Besar, merupakan episentrum ibu kota provinsi yang berada di jantung Kota Palangka Raya. Hal ini juga dapat dimaknai sebagai simbol pesatnya pembangunan di Provinsi Kalimantan Tengah di era kepemimpinan Gubernur H Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur H Edy Pratowo,” tegasnya.
Ia menuturkan, angka 67 dalam bentuk yang tegas namun dinamis yang dikombinasikan dengan motif ukiran Dayak, melambangkan wibawa pemerintah yang kuat namun tetap bersahaja dan menjunjung tinggi kearifan lokal. ldw











