PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Persiapan menuju Pertemuan Akbar Orang Muda Katolik (OMK) se-Kalimantan Tengah yang akan diadakan pada 27-30 Juni 2024 semakin matang. Rangkaian kegiatan ini diawali dengan ziarah salib, sebuah kirab atau prosesi yang melibatkan dua paroki utama di Kota Palangka Raya yaitu Paroki Katedral Sta Maria dan Paroki Yesus Gembala Baik (YGB).
Acara ini diikuti oleh sekitar 500 hingga 700 umat Katolik, yang membawa salib pawai berkeliling kota dengan iringan sekitar 50 kendaraan, termasuk mobil dan motor yang dihias. Start dimulai dari Paroki YGB, kemudian menyusuri Jalan Tjilik Riwut, Imam Bonjol, RTA Milono, G Obos, M Thamrin, Yos Sudarso, dan finish masuk ke Gereja Katedral.
Menurut Pastor Yoseph Gervinus Apodentus, Ketua Panitia Ziarah Salib sekaligus Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Palangka Raya, kegiatan ziarah salib ini bertujuan untuk memperdalam pemaknaan hidup sebagai orang muda Katolik yang mengikuti Kristus.
“Ini adalah tanda kemenangan bagi kita, dan kita menyambutnya dengan sukacita,” ujar Pastor Yoseph, Jumat (14/6).
Ia menyampaikan, tema yang diusung dalam pertemuan tahun ini adalah “Orang Muda Katolik Siap Sedia Melayani,” yang mengajak para pemuda untuk aktif dalam pelayanan di gereja dan masyarakat luas. Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk devosi tetapi juga sebagai dukungan dari umat senior kepada generasi muda, memberi semangat dan motivasi untuk terus melayani dengan penuh dedikasi.
“Ziarah salib merupakan kegiatan pendahuluan sebelum puncak acara temu akbar umat Katolik se-Kalteng, yang akan melibatkan sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah. Acara ini yang semula berlangsung pada tahun 2020, harus ditunda karena pandemi Covid-19, dan baru terlaksana kembali pada tahun ini,” katanya.
Kirab salib dilaksanakan di semua wilayah Kalteng, dengan wilayah Kota Palangka Raya menjadi titik fokus. Setiap umat yang berpartisipasi mendekorasi kendaraan mereka sebagai bentuk dukungan, meskipun tidak ada perlombaan khusus untuk hiasan ini.
“Dekorasi kendaraan ini adalah bentuk semangat dari umat senior kepada kaum muda untuk mendukung mereka dalam kegiatan rohani ini,” tambah Pastor Yoseph.
Pertemuan Akbar Orang Muda Katolik se-Kalteng ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan semangat melayani di kalangan pemuda Katolik, memperkuat iman, dan mempererat persaudaraan di antara mereka. ldw





