SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar kegiatan halal bihalal yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan di Kantor PWRI Kotim Rabu (15/4). Kegiatan ini juga dikemas dengan acara ulang tahun anggota di bulan Maret dan April yang diikuti puluhan anggota, khususnya para lansia, sebagai wadah mempererat tali silaturahmi.
Ketua PWRI Kotim, Sugianor, menyampaikan bahwa selama bulan Maret hingga April tercatat sebanyak 46 orang anggota PWRI yang berulang tahun dan terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi tersebut .Ia mengapresiasi peran pengurus dan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut.
“Kami sangat bersyukur, meski dalam kondisi sebagai lansia, semangat untuk berkumpul dan berkontribusi tetap tinggi. Kegiatan seperti ini penting karena membutuhkan konsentrasi dan kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pertemuan rutin yang dilaksanakan setiap bulan menjadi momen berharga bagi para anggota.
Dalam kesempatan itu, Sugianor secara resmi membubarkan panitia pelaksana kegiatan sebagai tanda berakhirnya rangkaian acara yang telah berjalan dengan baik. Ia menyampaikan terima kasih atas dedikasi seluruh pihak yang terlibat.
“Alhamdulillah, seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan lancar. Saya ucapkan terima kasih kepada panitia dan koordinator yang telah bekerja maksimal,” katanya.
Selain itu, PWRI Kotim juga menunjukkan kepedulian terhadap anggota yang sedang sakit. Disebutkan ada beberapa anggota yang tengah menjalani perawatan. Pihaknya berencana untuk menjenguk sebagai bentuk perhatian dan solidaritas.
Sugianor juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan menghilangkan sekat di antara anggota. Menurutnya, tidak ada perbedaan dalam organisasi, semua anggota memiliki kedudukan yang sama dalam membangun kebersamaan.
“Kita junjung tinggi nilai kebersamaan. Dengan itu, setiap kegiatan dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.
Pada momen halal bihalal tersebut, Sugianor turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan maupun dalam interaksi sehari-hari.
Salah satu anggota PWRI Kotim yang berulang tahun, Burhanudin mengaku sangat berterimakasih dengan bentuk perhatian dari seluruh pengurus dan anggota PWRI Kotim yang merayakan hari lahirnya. Menurutnya bentuk perhatian tersebut memberikan semangat positif juga membangun tali silahturahmi antar anggota.
Sementara itu, Ustazah Nurlaila dalam tausiyahnya menekankan pentingnya momentum halal bihalal sebagai sarana saling memaafkan dan mempererat hubungan antar sesama. Ia menyebutkan bahwa kegiatan seperti ini tidak mudah terlaksana tanpa adanya wadah seperti majelis taklim sebagai bagian dari pendidikan nonformal.
“Kegiatan halal bihalal menjadi sarana untuk saling memaafkan dan memperkuat ukhuwah. Majelis taklim maupun organisasi seperti ini juga memiliki peran penting dalam membangun pendidikan nonformal di masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan berjabat tangan saling silahturahmi bersama dan harapan agar PWRI Kotim terus aktif dalam menyelenggarakan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi anggotanya. (C-May)





