PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kondisi banjir di Kota Palangka Raya, yang sempat meningkat beberapa waktu lalu, kini mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan, dalam situasi genting seperti ini sempat beredar sebuat video yang menunjukan beberapa warga terjebak banjir kiriman yang diduga terjadi di wilayah Flamboyan Bawah Kota Palangka Raya.
Menanggapi hal ini Manager Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Palangka Raya, Balap menjelaskan, perihal video yang sempat beredar di media sosial itu, ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidaklah benar.
“Selama dua minggu terakhir, kami bersama tim TRC dan relawan terus memantau situasi di lapangan, termasuk melakukan patroli rutin. Tidak ditemukan kejadian seperti yang ditampilkan dalam video tersebut, terutama di kawasan Flamboyan Bawah,” ungkapnya Jumat (6/12).
Kemudian ia menjelaskan, saat ini ketinggian air di berbagai wilayah sudah mengalami penurunan. Sementara itu, di kawasan hulu sungai, tidak terpantau adanya kenaikan debit air yang signifikan.
“Kondisi saat ini air sudah mulai surut dan di Hulu juga kondisi air tidak ada kenaikan,” jelasnya.
Dari sisi keamanan pemukiman termasuk kelistrikan, Balap memastikan bahwa masyarakat yang tinggal di bantaran sungai masih relatif aman meski sempat terjadi kenaikan debit air sekitar 20 hingga 30 cm beberapa waktu lalu. “Kenaikan air tersebut tidak sampai mengganggu aktivitas sehari-hari warga,” ujarnya.
Selain itu Balap menjelaskan, hingga kini belum ada warga yang mengungsi akibat banjir. Posko lapangan yang didirikan di depan PDAM, yang dikoordinir oleh pihak Kelurahan Langkai, juga belum mencatat adanya aktivitas pengungsian dari masyarakat.
BPBD Palangka Raya tetap mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat yang disertai petir, angin kencang, atau puting beliung.
“Diharapkan kepada masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai kilat dan petir, angin kencang, puting beliung, dan yang lain lain. Serta waspada dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, genangan air, pohon tumbang, jalan licin, dan kemungkinan lain,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan dan kebersihan lingkungan selama musim hujan. Dengan koordinasi yang baik antara masyarakat dan pihak berwenang, diharapkan situasi tetap terkendali dan aktivitas warga dapat berjalan seperti biasa. (nws)











