PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Warga Jalan Piranha Induk Ujung RT 3 RW 16 Kelurahan Bukit Tunggal Kecamatan Jekan Raya, geger karna 4 unit barak dan 1 unit motor terbakar yang awal mualanya kejadian. Selasa (10/12). Barak Siloam yang terbakar milik Sukaria (59) yang merupakan pensiunan PNS.
Eti, saksi mata di lapangan mengatakan ketika terjadinya kebakaran dirinya sedang berada di rumah. Namun saat itu ada anak kecil yang sedang bermain di depan barak berterak kebakaran.
“Tadi itu saya sedang dirumah, kemudian ada anak kecil yang bermain di depan barak teriak kebakaran. Saya keluar, asap sudah mengepul keatas dan terjadi ledakan yang menyambar ke atas bagian plafon. Saya minta tolong supaya di telpon pemadam kebakaran,” terangnya.
Warga setempat segera melaporkan kejadian kebakaran tersebut ke unit Tim Rescue Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Palangka Raya . Menindaklanjuti laporan dari masyarakat, tim Rescue Damkarmat dengan cepat tiba di lokasi kebakaran.
Sucipto Ketua Rescue Damkarmat mengatakan, awal mula kebakaran berasal dari motor yang berada di depan barak nomor 5. Pada tempat tersebut ada ban motor yang juga ikut terbakar. Namun berdasar keterangan, ban tersebut sudah lama berada di dekat motor yang terbakar.
“Jumlah barak itu sembilan yang terbakar itu mulai barak nomor lima ke atas jadi empat pintu yang terbakar, menurut saksi awal mula terbakar motor itu terjadi ledakan membuat api naik ke plafon langsung ke dalam,” ujar Sucipto ketika diwawancarai media
“Tidak ada orang di dalam, penyewa sedang ke kampung bekerja, menurut dari penyewa barak,” tambahnya.
Sementara itu, Aldi teman dari Ayung yang menyewa barak nomor 5 mengatakan, dirinya menelpon Ayung menanyakan ban motor yang di depan barak milik siapa, karena ditanyakan oleh Polisi.
“Tadi saya nelpon Ayung, ini ban di depan kos ini benar punya kamu. Ayung bilang iya ada tiga biji itu barusan ku ganti,” ucap Aldi
Dia juga mengatakan saat ini Ayung berada di luar kota bekerja, karena pekerjaan Ayung merupakan sales.
Untungnya dalam kejadiaan tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian atas musibah tersebut mencapai ratusan juta rupiah. Hingga saat ini masih belum diketahui penyebab musibah kebakaran tersebut, dan masih diselidiki tim penyidik dari kepolisian. mak











