Spirit Kalteng

Puncak Mudik 20 Desember

26
×

Puncak Mudik 20 Desember

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/LIDIAWATI/MAYA SELVIANI WAWANCARA- EGM Bandara Tjilik Riwut Mohamad Adiwiyatno, saat diwawancara beberapa waktu lalu. SAMPAIKAN- Tim Pelindo Sampit ketika menyampaikan persiapan jelang mudik Nataru kepada media, Kamis (19/12).

*3.000 Orang Padati Bandara Tjilik Riwut

*Pelindo Sampit Siapkan Posko

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, bersiap menghadapi lonjakan penumpang selama libur Natal 25 Desember 2024 dan Tahun Baru 1 Januari 2025 (Nataru). Executive General Manager  (EGM) Bandara Tjilik Riwut Mohamad Adiwiyatno mengatakan, ada peningkatan jumlah penumpang sebesar 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Puncak arus mudik diperkirakan terjadi, 20 Desember 2024 dengan jumlah penumpang lebih dari 3.000 orang. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi akan terjadi, 5 Januari 2025 dengan jumlah sekitar 2.861 penumpang,” kata Adiwiyatno, Jumat (20/19).

Ia mengungkapkan saat ini, Bandara Tjilik Riwut melayani rata-rata 16 hingga 20 pergerakan penerbangan setiap hari. Penerbangan itu didukung sejumlah maskapai besar, seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, Super Air Jet, Wings Air dan Citilink. Penambahan maskapai Super Air Jet disebut menjadi langkah positif dalam meningkatkan operasional bandara.

“Kami berharap pada tahun depan Citilink dapat kembali melayani rute Surabaya, sehingga konektivitas semakin luas,” kata Adiwiyatno.

Terkait dengan harga tiket yang menjadi perhatian masyarakat, ia menjelaskan, penentuan harga tiket berada di bawah kewenangan maskapai. Namun, Angkasa Pura telah mengambil langkah proaktif untuk meringankan beban masyarakat dengan memberikan diskon Passenger Service Charge (PSC).

“Selama periode ini, biaya PSC di Bandara Tjilik Riwut kami tetapkan sebesar nol, sehingga mengurangi harga tiket hingga 50 persen,” jelasnya.

Selain itu, bandara juga membebaskan biaya tambahan untuk penerbangan yang mendarat di luar jam operasional.  Ia juga mengimbau penumpang yang merasa dirugikan terkait harga tiket untuk melaporkan langsung ke petugas Otoritas Bandara.

“Sejauh ini, harga tiket masih berada dalam batas atas dan batas bawah yang ditentukan sehingga tidak ada pelanggaran tarif,” tegasnya.

Untuk memastikan kelancaran operasional selama periode libur, Bandara Tjilik Riwut mendirikan posko terpadu yang dipusatkan di satu lokasi. Posko itu bertujuan untuk mempermudah koordinasi petugas dan memberikan layanan cepat bagi para penumpang.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang aman, nyaman dan efisien bagi seluruh penumpang selama periode libur ini,” pungkasnya.

 Pelindo Sampit Siapkan Posko

Sementara, Junior Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sampit Tri Purbo Waluyojati mengaku, pihaknya telah bersiap menghadapi libur Natal 25 Desember 2024 dan Tahun Baru 1 Januari 2025 (Nataru).

“PT Pelindo 3 Sampit menjelang Nataru sudah mulai menyiapkan posko terpadu, sejak 10 Desember 2024-9 Januari 2025,” kata Tri, Kamis (19/12).

Posko tersebut di bawah koordinasi dari KSOP Kelas III Sampit, PT Pelindo, KPM, Angkatan Laut, Polairud, BKK, Balai Karantina, unsur SAR, dan operator kapal Pelni dan DLU. Tri menjelaskan, masyarakat yang ingin mendapatkan informasi mengenai Nataru, bisa datang langsung ke kantor PT Pelindo 3 Sampit. Sementara untuk terminal baru diperkirakan selesai, Maret 2025 mendatang untuk pelayanan kepelabuhan di Kota Sampit.

“Kita menyiapkan terminal penumpang  namun masih yang lama, karena terminal penumpang yang baru masih dalam proses perbaikan dan renovasi,” ungkapnya.

Pihaknya pun mengatakan, saat ini PT Pelindo Regional 3 Sampit telah menerapkan sistem berbasis elektronik. Tri mengingatkan agar pengguna layanan  tidak terpancing dan tergoda pada oknum yang mengatasnamakan PT Pelindo yang mungkin melakukan pungutan atau meminta imbalan jasa. PT Pelindo juga telah menerapkan sistem pelaporan pelanggaran atau whistle blowing system adalah sistem yang digunakan untuk menerima, mengolah, dan menindaklanjuti serta membuat pelaporan atas informasi yang disampaikan oleh pelapor mengenai pelanggaran yang terjadi di lingkungan perusahaan.

“Bagi semua pengguna jasa, manajemen PT Pelindo Regional 3 Sampit menginformasikan pelayanan yang diberikan tidak dilakukan manual dan telah tersistem cash less,” ungkapnya. ldw/c-may

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *