PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kebakaran hebat kembali menghanguskan sebuah bangunan warung di Jalan Trans Kalimantan, Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut, Rabu (16/7) pagi.
Peristiwa tersebut diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik yang berasal dari dalam kamar rumah bagian belakang, yang saat kejadian dalam keadaan terkunci.
Menurut keterangan pemilik rumah, Devi saat itu sedang menyapu di depan rumah ketika melihat asap mengepul dari atap. Sontak ia segera masuk ke dalam rumah untuk memeriksa. Betapa terkejutnya ia mendapati api sudah membesar dan membakar bagian plafon.
“Pada saat itu saya nyapu di depan rumah, melihat ada asap dari atap rumah. Begitu saya masuk lagi ke dalam rumah, ternyata ada kobaran api dari atas plafon,” ujar Devi kepada wartawan di lokasi kejadian.
Diketahui bahwa kamar yang menjadi titik awal kebakaran merupakan milik mertuanya yang sedang tidak berada di rumah karena pergi ke pasar. Karena terkunci, api cepat menjalar dan membakar sebagian besar isi bangunan.
Dari insiden tersebut, hanya sebuah mobil pribadi dan satu unit truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO) yang berhasil diselamatkan dari amukan api. Sementara itu, dua unit sepeda motor dan berbagai perabotan rumah tangga hangus terbakar dan tidak dapat diselamatkan.
Koordinator Call Center 112 Kota Palangka Raya, Sucipto, membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut pada pagi hari dan segera menurunkan tim ke lokasi.
“Petugas kami tiba tidak lama setelah laporan diterima. Proses pemadaman berlangsung kurang lebih selama satu jam, dibantu oleh beberapa unit armada dari Disdamkarmat Palangka Raya,” jelas Sucipto.
Ia menambahkan, dugaan awal kebakaran disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik atau korsleting yang terjadi di dalam kamar yang terkunci.
“Dugaan sementara akibat korsleting listrik, untuk selanjutnya kita serahkan ke pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti insiden ini,” tambahnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Api berhasil dijinakkan sebelum merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Menanggapi kejadian ini, Sucipto kembali mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing, khususnya saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menjadi pengguna listrik yang bijak dan rutin mengecek kondisi kabel, stop kontak, serta alat elektronik. Jangan biarkan alat menyala tanpa pengawasan, karena potensi korsleting bisa terjadi kapan saja,” tutupnya. dte











