-
PEMPROV KALTENG

ESDM KALTENG: SISTEM KELISTRIKAN SURPLUS-Gangguan Disebabkan Jalur Transmisi

81
×

ESDM KALTENG: SISTEM KELISTRIKAN SURPLUS-Gangguan Disebabkan Jalur Transmisi

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalteng Vent Christway
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan sistem kelistrikan di Kalteng dalam kondisi surplus daya. Meski demikian, beberapa wilayah di Provinsi Kalteng mengalami pemadaman listrik akibat gangguan pada jaringan transmisi utama.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalteng  Vent Christway menjelaskan, pemerintah memahami sepenuhnya ketidaknyamanan masyarakat akibat pemadaman yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral memahami sepenuhnya ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat pemadaman listrik yang terjadi di beberapa wilayah dalam beberapa waktu terakhir,” kata Vent Christway di Palangka Raya, Selasa (14/10).

Ia menegaskan, sistem kelistrikan Kalimantan yang menaungi wilayah Kalteng saat ini justru berada dalam kondisi surplus daya.

“Saat ini sistem kelistrikan Kalimantan berada dalam kondisi surplus, dengan cadangan daya mencapai sekitar 200 Megawatt (MW). Artinya, seluruh pembangkit listrik kita beroperasi dengan baik dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Vent, permasalahan yang menyebabkan pemadaman bukan karena kekurangan daya, melainkan adanya gangguan pada jaringan transmisi.

“Permasalahan yang menyebabkan pemadaman bukan berasal dari kurangnya daya, melainkan adanya indikasi gangguan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV line SKS–Kasongan. Gangguan pada jalur transmisi vital ini menghambat aliran listrik dari pembangkit ke pelanggan, sehingga dampaknya terasa hingga ke sebagian wilayah Kalimantan Tengah,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas ESDM Kalteng langsung berkoordinasi dengan PT PLN guna mempercepat langkah penanganan.

“Menyikapi kondisi ini, Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah berkoordinasi langsung dan secara aktif dengan jajaran PT PLN untuk memastikan langkah-langkah penanganan dan solusi teknis terbaik untuk segera dieksekusi. Prioritas utama kami adalah meminimalkan dampak dan mempercepat pemulihan,” tegas Vent.

Ia juga menambahkan, pemadaman listrik dapat terjadi karena dua faktor utama. Pertama, adanya pemeliharaan terencana yang penting untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan jangka panjang dan selalu diinformasikan sebelumnya. Kedua, gangguan tak terduga akibat faktor alam.

“Pemadaman dapat terjadi karena dua hal. Pertama, adanya pemeliharaan terencana yang penting untuk menjaga keandalan jangka panjang dan selalu diinformasikan sebelumnya. Kedua, gangguan tak terduga akibat faktor alam seperti cuaca buruk, pohon tumbang, atau bencana alam lainnya yang mengganggu peralatan PLN,” paparnya.

Di akhir pernyataannya, Vent menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada masyarakat Kalteng yang tetap bersabar menghadapi kondisi ini.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian seluruh masyarakat Kalimantan Tengah. Bersama PT PLN yang bekerja keras di lapangan, kami berkomitmen penuh memastikan keandalan layanan kelistrikan secepat dan sebaik mungkin,” tutupnya. ldw

-
-
-