Spirit Kalteng

BANK KALTENG DIPUJI-DPRD Panggil Banama Tingang dan Jamkrida 2 Februari

195
×

BANK KALTENG DIPUJI-DPRD Panggil Banama Tingang dan Jamkrida 2 Februari

Sebarkan artikel ini
BANK KALTENG DIPUJI-DPRD Panggil Banama Tingang dan Jamkrida 2 Februari
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalteng Purdiono

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menaruh perhatian serius terhadap kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik pemerintah provinsi yang dinilai belum maksimal memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalteng Purdiono menegaskan, hingga saat ini hanya Bank Kalteng yang terbukti konsisten memberikan sumbangan nyata bagi kas daerah. Sementara itu, BUMD lainnya, yakni Jamkrida dan Banama Tingang, belum berkontribusi terhadap PAD.

“Kalau dilihat dari tiga BUMD yang ada, yang menghasilkan baru Bank Kalteng. Jamkrida dan Banama Tingang ini perlu dievaluasi,” ujar Purdiono kepada wartawan di kantor DPRD Kalteng, Baru-baru ini.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalteng agar keberadaan BUMD benar-benar sejalan dengan tujuan awal pembentukannya, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan pendapatan pemerintah.

Sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi, DPRD Kalteng telah menjadwalkan pemanggilan terhadap pimpinan masing-masing BUMD untuk dimintai klarifikasi terkait kinerja dan arah pengelolaan perusahaan.

“Sudah ada jadwal pemanggilan terhadap masing-masing pimpinan BUMD,” tegasnya.

Purdiono menyebutkan, pemanggilan tersebut direncanakan berlangsung pada awal Februari 2026, tepatnya pada 2 Februari, dan telah disepakati melalui rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Kalteng.

Ia menambahkan, agenda pemanggilan tersebut juga telah dimasukkan secara resmi dalam Rencana Kerja (Renja) DPRD Provinsi Kalteng. “Hasil dari Banmus mereka bakal dipanggil, dan sudah tertuang dalam Renja DPRD Provinsi Kalteng,” ungkapnya.

Lebih jauh, DPRD berharap momentum ini tidak hanya menjadi ajang klarifikasi, tetapi juga evaluasi menyeluruh agar BUMD ke depan mampu berkontribusi lebih optimal bagi pembangunan dan keuangan daerah. jef