-
Hukrim

Polres Kotim Siapkan 8 Posko Operasi Ketupat Telabang 2026

148
×

Polres Kotim Siapkan 8 Posko Operasi Ketupat Telabang 2026

Sebarkan artikel ini
RAKOR-Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana gelar rakor dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri. FOTO HMS POLRES KOTIM
-

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID- Jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim) bersama Pemerintah Daerah dan sejumlah instansi terkait menggelar rapat koordinasi lintas sektoral guna mematangkan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Telabang 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kapolres Kotim Resky Maulana Zulkarnain, mengatakan rapat tersebut membahas berbagai potensi situasi yang akan dihadapi selama periode arus mudik, pelaksanaan hari raya hingga arus balik.

“Berbagai dinamika kita bahas bersama, mulai dari timeline arus mudik, pelaksanaan hari raya hingga arus balik,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, sejumlah aspek menjadi perhatian dalam rapat tersebut, mulai dari keamanan, ketertiban lalu lintas hingga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. Berbagai masukan juga disampaikan oleh unsur TNI, pemerintah daerah serta instansi terkait lainnya.

Dalam rapat tersebut juga dilakukan pemetaan terhadap sejumlah wilayah yang dinilai rawan, baik dari sisi kecelakaan lalu lintas, potensi kemacetan maupun gangguan kamtibmas. Data tersebut dihimpun dari intelijen kepolisian serta masukan dari berbagai stakeholder seperti pihak bandara, pelabuhan hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Beberapa titik kerawanan sudah kita petakan, baik rawan lakalantas, rawan macet maupun rawan gangguan kamtibmas, termasuk objek-objek vital yang membutuhkan pengamanan,” katanya.

Selain fokus pada pengamanan, aparat juga akan memantau potensi lonjakan harga dan kelangkaan bahan pokok menjelang Lebaran. Pengawasan akan dilakukan secara rutin di pasar tradisional maupun distributor.

“Melalui fungsi intelijen, kami juga memantau kemungkinan kelangkaan bahan baku serta kenaikan harga. Biasanya H-2 kita lakukan operasi pasar, namun setiap hari tetap dilakukan monitoring di pasar tradisional maupun distributor,” tuturnya.

Untuk mendukung pelaksanaan pengamanan, Polres Kotim menyiapkan delapan posko yang terdiri dari dua pos terpadu, satu pos pelayanan dan lima pos pengamanan. Posko tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis seperti bandara, pelabuhan dan Terminal Patih Rumbih.

Operasi Ketupat Telabang 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026, dengan kemungkinan perpanjangan menyesuaikan kondisi di lapangan. Sebanyak 159 personel Polri akan diterjunkan dalam operasi tersebut, yang juga akan diperkuat oleh personel TNI, Satpol PP serta Dinas Perhubungan.

Resky menegaskan, pengamanan Operasi Ketupat tahun ini tidak hanya berfokus pada kelancaran arus mudik dan arus balik, tetapi juga untuk memastikan umat Islam dapat menjalankan rangkaian ibadah Ramadan dan Idulfitri dengan aman dan khusyuk.

“Makna Operasi Ketupat bukan sekadar pengamanan arus mudik dan balik, tetapi bagaimana kita menjaga kekhusyukan umat beragama, khususnya umat Islam, dalam menjalankan ibadah hingga arus balik selesai,” tandasnya. may/redfwa

 

-
-
-