-
Spirit Kalteng

Literasi BPJS Ketenagakerjaan di Kota Besi Hilir, Ahli Waris Terima Santunan JKM Rp42 Juta

227
×

Literasi BPJS Ketenagakerjaan di Kota Besi Hilir, Ahli Waris Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Sebarkan artikel ini
-

Literasi BPJS Ketenagakerjaan di Kota Besi Hilir, Ahli Waris Terima Santunan JKM Rp42 Juta. Foto humas BPJS KETENAGAKERJAAN

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Pemerintah Kelurahan Kota Besi Hilir Kecamatan Kota Besi Kabupaten Kotawaringin Timur bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sampit menggelar kegiatan literasi program dan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja informal. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya pekerja sektor informal, mengenai pentingnya perlindungan sosial ketenagakerjaan.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula kelurahan tersebut dihadiri oleh perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, aparat pemerintah kelurahan, unsur kepolisian, serta puluhan warga setempat yang mayoritas merupakan pekerja informal seperti pedagang, petani, dan buruh harian.

Dalam kesempatan tersebut, peserta diberikan penjelasan mengenai berbagai program BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), hingga manfaat perlindungan bagi pekerja bukan penerima upah. Program ini dinilai sangat penting untuk memberikan rasa aman dan perlindungan finansial bagi pekerja dan keluarganya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Sampit Dwi Ari Wibowo mengatakan selain sosialisasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp42 juta kepada ahli waris almarhum Atikam, seorang pekerja asal Kelurahan Kota Besi Hilir yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sampit bersama pemerintah kelurahan dan disaksikan seluruh peserta kegiatan. Santunan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Menurut Dwi, manfaat ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, termasuk mereka yang bekerja di sektor informal.

“Pekerja informal juga memiliki risiko kerja yang sama. Karena itu, penting bagi mereka untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan agar mendapatkan perlindungan dan manfaat seperti yang dirasakan keluarga almarhum Atikam,” ujarnya.

Lurah Kota Besi Hilir , Rahman mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat sadar bahwa perlindungan kerja sangat penting. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, keluarga akan tetap mendapatkan jaminan jika terjadi risiko,” katanya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga yang hadir. Mereka berharap program literasi seperti ini terus dilaksanakan agar semakin banyak pekerja informal yang terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan. (C-May)

-
-
-