-
PEMPROV KALTENG

Gubernur Kalteng Warning Keras, Setop Balap Liar

274
×

Gubernur Kalteng Warning Keras, Setop Balap Liar

Sebarkan artikel ini
PATROLI RUTIN- Petugas Satlantas Polresta Palangka Raya mengamankan puluhan kendaraan dan pelaku balapan liar yang diduga terlibat aksi balap liar dalam patroli malam di sejumlah titik rawan di Kota Palangka Raya. FOTO HMS POLRESTA PALANGKA RAYA
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran menegaskan setop balap liar yang masih kerap terjadi di sejumlah ruas jalan. Menurutnya, aktivitas tersebut tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lain dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Dalam keterangannya, Gubernur mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda pecinta otomotif, agar tidak menjadikan jalan umum sebagai arena adu kecepatan.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, jangan melakukan balap liar. Jalan raya bukan tempat untuk balapan karena sangat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam berkendara,” tegas Agustiar Sabran, di Palangka Raya, Senin (8/6/2026).

Ia menjelaskan, aksi balap liar selain melanggar aturan lalu lintas juga sering menjadi penyebab terjadinya kecelakaan yang merugikan banyak pihak. Karena itu, seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, komunitas otomotif, pemerintah daerah hingga aparat keamanan, diharapkan dapat berperan aktif memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Menurut Agustiar, minat dan antusiasme anak muda terhadap dunia otomotif merupakan potensi yang positif apabila diarahkan ke jalur yang tepat. Pemerintah Provinsi Kalteng pun mendukung berbagai kegiatan dan kompetisi otomotif resmi sebagai wadah pembinaan sekaligus pengembangan bakat para pembalap muda.

“Kami mendukung penyelenggaraan event-event balap resmi yang aman dan sesuai aturan. Bagi anak-anak muda yang memiliki bakat di bidang otomotif dan balap, salurkan kemampuan tersebut melalui kompetisi yang legal sehingga dapat meraih prestasi tanpa mengorbankan keselamatan,” ujarnya.

Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai itu menilai, kejuaraan balap resmi tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan atlet otomotif yang menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta standar keselamatan.

“Bakat dan kemampuan yang dimiliki generasi muda harus diarahkan ke kegiatan yang positif dan produktif. Jika dikelola dengan baik, dunia otomotif dapat menjadi sarana meraih prestasi bahkan mengharumkan nama daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur berharap para pemuda Kalteng dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan memberikan contoh yang baik di lingkungan masing-masing. Ia menegaskan bahwa budaya berkendara yang tertib dan bertanggung jawab perlu dibangun bersama demi menciptakan keamanan dan kenyamanan di jalan raya.

“Mari bersama-sama menciptakan budaya berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab. Menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain merupakan bentuk kepedulian kita terhadap masa depan generasi muda Kalimantan Tengah,” pungkasnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, balap liar masih menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian aparat penegak hukum di berbagai daerah. Selain mengganggu ketertiban umum, aktivitas tersebut kerap melibatkan kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan dan dilakukan di lokasi yang berisiko tinggi.

Melalui imbauan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalteng berharap angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan akibat balap liar dapat ditekan. Di sisi lain, para pecinta otomotif di daerah diharapkan semakin banyak menorehkan prestasi melalui jalur resmi sehingga hobi dan bakat yang dimiliki dapat berkembang secara positif dan aman. ldw/ded-red

 

 

-
-
-