-
Hukrim

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Kepala Pecah Ditemukan Sempat Ngopi di Rooftop Menara Masjid Raya Darussalam

268
×

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Kepala Pecah Ditemukan Sempat Ngopi di Rooftop Menara Masjid Raya Darussalam

Sebarkan artikel ini
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Peristiwa tragis terjadi di kawasan Menara Masjid Raya Darussalam Palangka Raya pada Kamis (11/6/2026) sore. Seorang pemuda berinial ZAS (19), warga Jalan G. Obos Xll ditemukan meninggal dunia di area halaman menara Masjid sekitar pukul 16.55 WIB.

Kejadian tersebut sontak menggemparkan warga dan pengunjung yang berada di sekitar lokasi. Dalam waktu singkat, informasi mengenai insiden itu menyebar melalui media sosial dan grup WhatsApp sehingga menarik perhatian banyak warga yang berdatangan ke kawasan Masjid Raya Darussalam.

Berdasarkan informasi awal sebelum kejadian, korban sempat berada di kafe yang beroperasi di kawasan menara. Korban datang seorang diri kurang lebih sekitar pukul 16.00 WIB dan memesan minuman sebagaimana kebiasaannya saat berkunjung ke tempat tersebut.

M Azhar (19), pekerja kafe di kawasan Menara Masjid Raya Darussalam, menyampaikan bahwa korban merupakan pelanggan yang cukup dikenal oleh para pegawai karena sudah sering datang ke lokasi.

“Dia memang sering ke sini. Saat datang tadi juga seperti biasa saja, tidak ada yang aneh. Bahkan sempat bercanda ketika memesan minuman,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, setelah memesan minuman korban kemudian menuju area rooftop lantai 15 menggunakan lift seorang diri.

Tidak lama kemudian, ia mendapat informasi dari seseorang yang berada di area bawah bahwa ada seseorang yang terjatuh.

“Ada yang memberi tahu dari bawah. Kami langsung turun mengecek dan korban sudah tergeletak serta tidak ada pergerakan,” katanya.

Petugas kepolisian bersama tim medis yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pamapta III SPKT Polresta Palangka Raya, Ipda M. Abrar mengungkapkan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional sesuai prosedur yang berlaku.

“Setiap laporan masyarakat maupun peristiwa yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional. Penanganan dilakukan dengan mengedepankan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur, termasuk koordinasi dengan pihak keluarga dan instansi terkait,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, korban diketahui selama beberapa tahun terakhir menjalani pengobatan rutin akibat gangguan kesehatan yang dialaminya.

Sejak tahun 2023, korban rutin menjalani kontrol ke Poli Saraf RSUD dr. Doris Sylvanus serta pemeriksaan kejiwaan di RSJ Kalawa Atei.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi dan penyebab pasti insiden tersebut. dte

Foto : Petugas mengevakuasi ZAS (19) yang ditemukan terkapar di halaman Menara Wisata Masjid Raya Darussalam Palangka Raya pada Kamis (11/6/2026) sore.

-
-
-