-
Spirit Kalteng

Pererat Silaturahmi dan Sambut Tahun Baru Islam, PSHT Kelampangan Gelar Syukuran Malam Suro

265
×

Pererat Silaturahmi dan Sambut Tahun Baru Islam, PSHT Kelampangan Gelar Syukuran Malam Suro

Sebarkan artikel ini
Foto : Ratusan anggota PSHT Ranting Kelampangan mengikuti kegiatan syukuran malam Suro dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram pada Senin (15/6/2026) malam.FOTO TABENGAN/TIOO
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Kelampangan menggelar kegiatan syukuran malam Suro sebagai bentuk rasa syukur sekaligus mempererat tali silaturahmi antaranggota dan masyarakat sekitar.

Kegiatan ini berlangsung di Padepokan PSHT Ranting Kalampangan Jalan Sudirman RW/5 pada Senin (15/6/2026) malam.

Ketua Ranting PSHT Kelampangan, Suryadi, menyamaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan setiap Bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai Bulan Suro tersebut merupakan agenda tahunan organisasi. Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi momentum untuk menyambut Tahun Baru Islam.

“Bagi kami, acara malam Suro ini adalah acara syukuran tahunan. Selain menyambut Tahun Baru Islam, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh anggota,” ujarnya.

Suryadi menjelaskan bahwa pelaksanaan malam Suro yang dilakukan PSHT tidak berkaitan dengan unsur mistis maupun ritual keagamaan tertentu. Tradisi yang dijalankan lebih mengedepankan nilai budaya dan kebersamaan yang diwariskan dari daerah asal PSHT, yakni daerah Madiun Provinsi Jawa Timur.

“Kenapa kami menggunakan adat Jawa, karena PSHT berasal dari Madiun. Namun kegiatan ini tidak bisa dihubungkan dengan agama atau hal-hal yang bersifat klenik,” katanya.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan yang dilaksanakan terbilang sederhana. Sejak pagi hari, anggota PSHT bersama-sama mempersiapkan lokasi kegiatan serta memasak untuk keperluan acara. Pada malam harinya dilaksanakan doa bersama dan selamatan yang diikuti para anggota.

“Kalau kegiatan seperti malam ini hanya selamatan dan syukuran biasa. Tidak ada rangkaian khusus seperti pengesahan atau wisuda anggota. Kami hanya berkumpul, berdoa, dan mempererat persaudaraan,” jelasnya.

Kegiatan tersebut berlangsung hingga dini hari. Para peserta yang hadir tetap mengikuti rangkaian acara hingga menjelang waktu Subuh sebelum akhirnya kembali ke rumah masing-masing.

Berdasarkan pantauan, antusiasme anggota dalam mengikuti kegiatan cukup tinggi, kurang lebih 250 anggota PSHT hadir dalam acara tersebut.

Selain dihadiri anggota PSHT, kegiatan syukuran malam Suro juga melibatkan masyarakat sekitar, yakni RT, RW, tokoh masyarakat, dan warga setempat untuk hadir dalam acara tersebut.

Suryadi berharap kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut dapat terus menjadi wadah memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai persaudaraan, serta mempererat hubungan antara PSHT dan masyarakat.

“Harapan kami tentunya silaturahmi tetap terjaga, persaudaraan semakin kuat, dan hubungan baik dengan masyarakat terus terjalin,” pungkasnya. dte

 

-
-
-