PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus melakukan verifikasi dan pemutakhiran data penerima manfaat program Kartu Huma Betang agar bantuan pangan tepat sasaran. Dari sekitar 250 ribu calon penerima yang semula masuk dalam daftar, hanya sekitar 120 ribu warga yang dinyatakan memenuhi syarat.
Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran mengatakan, proses verifikasi dilakukan secara menyeluruh dengan membuka layanan pengaduan masyarakat. Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.
“Kurang lebih bantuan pangan melalui Kartu Huma Betang, kemarin kami meluncurkan tahap pertama untuk sekitar 250 ribu penerima. Setelah kami lakukan verifikasi dan membuka pengaduan masyarakat, kami ingin kartu ini benar-benar diterima oleh orang yang berhak menerimanya. Dari 250 ribu itu, yang memenuhi syarat hanya sekitar 120 ribu orang. Hampir 30 ribuan ternyata tidak berhak menerima,” kata Agustiar Sabran, di Palangka Raya, Rabu (1/7/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan validitas data penerima manfaat. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sosial di Kalteng.
Agustiar menegaskan, Kartu Huma Betang Sejahtera merupakan pengganti program pasar murah yang selama ini dilaksanakan pemerintah daerah. Dengan sistem kartu, bantuan diharapkan lebih efektif, transparan, dan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat sasaran.
“Kami juga berkoordinasi dengan BPS. Kami melihat di daerah lain belum ada program seperti yang kami laksanakan. Kami tetap memiliki Gerakan Pangan Murah, sedangkan Kartu Huma Betang Sejahtera ini merupakan pengganti program pasar murah. Kalau bantuan pasar murah dilaksanakan di lokasi tertentu, sekarang bantuan disalurkan melalui kartu kepada masyarakat yang berhak,” ujarnya.
Pemprov Kalteng memastikan proses pendataan dan evaluasi penerima manfaat akan terus dilakukan secara berkala. Dengan demikian, program bantuan pangan melalui Kartu Huma Betang diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan sekaligus meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan sosial di daerah. ldw/ded-red











