SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Warga Perumahan Karyawan G6 PT NKU Estate SMME, Desa Tumbang Koling, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia akibat gantung diri, Rabu (22/7) sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban diketahui berinisial AH (48). Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga kepada Polsek Cempaga Hulu setelah korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Cempaga Hulu Ipda Hendra Sopiyan Dalimunthe mengatakan, usai menerima laporan, personel piket langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Setibanya di lokasi, petugas mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah sebelumnya telah diturunkan oleh pihak keluarga dengan disaksikan warga sekitar,” ujarnya.
Dari hasil olah TKP, polisi menemukan seutas tali nilon berwarna hijau yang masih terikat pada paku di kusen pintu. Sementara sisa tali masih melingkar di leher korban. Berdasarkan pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Menurut keterangan keluarga, korban diduga mengalami depresi akibat penyakit yang telah lama dideritanya dan tidak kunjung sembuh. Selama ini korban juga kerap mengungkapkan keinginan untuk mengakhiri hidupnya.
Pihak keluarga, melalui adik kandung korban berinisial SDM, menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Keluarga juga membuat surat pernyataan resmi kepada kepolisian agar jenazah dapat segera dimakamkan.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban sesuai prosedur yang berlaku. may/jsi-red











