-
Nasional

Ini Harapan Dr Agustin Teras Narang untuk PLN serta Tantangan Presiden untuk Jalur Kereta Api Trans Kalimantan 

153
×

Ini Harapan Dr Agustin Teras Narang untuk PLN serta Tantangan Presiden untuk Jalur Kereta Api Trans Kalimantan 

Sebarkan artikel ini
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Di tengah situasi masyarakat Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, yang semakin risau dengan intensitas pemadaman listrik bergilir dan merugikan pelaku ekonomi, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Replublik Indonesia Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah (DPD RI Dapil Kalteng) Dr Agustin Teras Narang     mendengar Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian Stasiun Tawang di Semarang hari ini, Kamis (30/7/2026), yang menantang Menteri Perhubungan dan Pimpinan Kereta Api Indonesia untuk mewujudkan jalur kereta api trans Kalimantan.

‎‎”Pertama, terkait kinerja PT PLN (Persero), saya berharap bahwa Direksi PLN di Jakarta akan menyelesaikan urusan pemadaman bergilir yang telah menimbulkan kemarahan publik di Palangka Raya. Ditunjukkan dengan demonstrasi disertai frustasi karena keandalan sistem kelistrikan telah memicu kerugian dunia usaha,’ ujar Teras Narang.

‎‎Direksi PLN, harap Teras Narang, harus menjelaskan secara langsung situasi kelistrikan di Kalimantan. Penjelasan dari daerah perlu diimbangi oleh pusat, mengingat kondisi kelistrikan menjadi krusial untuk dijamin keandalannya bagi kepentingan publik. Kita berharap, direksi PLN sungguh-sungguh memiliki jajaran yang siap menjaga stabilitas fasilitas pembangkit hingga keamanan jalur distribusi kelistrikan yang andal. Untuk itu perlu evaluasi atas jajaran PLN yang ada di wilayah Kalsel dan Kalteng, terutama karena imbas dari pemadaman listrik yang intens ini, telah memicu kematian ribuan unggas peternak ayam hingga merusak ritme kerja bisnis yang mengandalkan stabilitas dan keandalan listrik. Kecuali bila masalah utama sebenarnya bukan di daerah, mesti ada penjelasan dan transparansi situasi kelistrikan kita di daerah.

‎”‎Kedua, terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal jalur kereta trans Kalimantan, saya apresiasi sekaligus harapkan atensi yang sama pada isu kelistrikan daerah. Harapannya agar kebutuhan aktual hari ini soal ketahanan energi dapat sungguh diperhatikan,” kata Teras Narang.

‎‎Selanjutnya, lanjut Teras Narang,  mengenai jalur kereta trans Kalimantan, akan sangat elok bila sungguh ditindaklanjuti oleh Kementerian Perhubungan dan Kereta Api Indonesia.

“Kalteng dulu pada masa kepemimpinan saya sebagai Gubernur, telah mendorong secara serius agenda yang akan meningkatkan konektivitas daerah ini. Berbagai kajian dan analisa sosial ekonomi hingga budaya dan ekologis, serta hukum, telah dilakukan dan tuntas pada saat itu. Tinggal perlu penyesuaian termasuk menjajaki ulang mitra yang tepat untuk digandeng dalam mewujudkannya,” kata Teras Narang.

‎Menurutnya, ‎Listrik yang dihasilkan dari pembakaran batubara di pembangkit PLN, mestinya bisa menjamin pasokan energi daerah. Kehadiran jalur kereta api, juga bisa dipakai memastikan keamanan logistik dan pasokan batubara, hingga mencegah terjadinya pemadaman maupun munculnya yang seringkali disebut Presiden sebagai kebocoran produk sumber daya alam karena ketiadaan jalur kendali.

‎Teras Narang berharap, apa pun yang menjadi agenda pembangunan di Kalteng, pertama-tama dilakukan adalah dengan memenuhi kebutuhan dasar baik pangan hingga energi. Selanjutnya tak kalah penting memang adalah komitmen yang berkelanjutan dalam memastikan konektivitas antara daerah di Pulau Kalimantan lewat kehadiran trans Kalimantan, bisa terbangun baik, untuk menggerakkan kemajuan pembangunan.

‎‎”Masyarakat khususnya pimpinan daerah di Kalimantan, harap berkolaborasi dan berkoordinasi dengan baik guna menyambut tantangan Presiden tersebut dengan terus berkomunikasi dan melobi jajaran Kementerian Perhubungan dan Kementerian terkait, agar dapat menindaklanjuti arahan dan tantangan Presiden dengan baik. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” tutup Gubernur dua periode di Kalteng ini. dy/red

 

-
-
-