-
Hukrim

15 Pelajar dan Guru Diduga Korban Keracunan MBG Masih Rawat di RSUD Kuala Pembuang, Kepala SPPG Seruyan Hilir Menjenguk

389
×

15 Pelajar dan Guru Diduga Korban Keracunan MBG Masih Rawat di RSUD Kuala Pembuang, Kepala SPPG Seruyan Hilir Menjenguk

Sebarkan artikel ini
-
Teks Foto : Perwakilan SPPG Seruyan, Hilir Yanuar bersama Rekan pengurus SPPG Seruyan Hilir saat mengunjungi siswa yang di duga keracunan MBG, saat di rawat di RSUD Kuala Pembuang.foto TABENGAN/ZULKARNAIN

KUALA PEMBUANG/TABENGAN.CO.ID– Perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Seruyan Hilir, Yanuar, bersama pihak mitra dan yayasan mengunjungi RSUD Kuala Pembuang untuk menjenguk para siswa dan guru penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masih menjalani perawatan usai insiden dugaan keracunan, Minggu (2/8).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus memberikan dukungan moril kepada para pasien. Selain itu, rombongan juga berkoordinasi dengan pihak RSUD Kuala Pembuang guna memperoleh informasi terkait perkembangan kondisi kesehatan para penerima manfaat yang masih menjalani perawatan.

Yanuar mengatakan, saat kunjungan dilakukan pada Jumat pagi, tercatat sebanyak 15 penerima manfaat MBG masih dirawat di RSUD Kuala Pembuang dan mendapatkan penanganan intensif dari tim medis.

“Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada para siswa dan guru penerima manfaat yang sedang menjalani perawatan. Kami juga ingin memastikan mereka mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal serta terus memantau perkembangan kondisi mereka,” ujar Yanuar.

Berdasarkan hasil pemantauan hingga Jumat malam, kondisi para pasien menunjukkan perkembangan yang membaik. Empat pasien telah diperbolehkan pulang oleh tim medis, yakni Joriann Zach Samosir, Muhammad Nathan Nazril Ilham, Anisa Fitri, dan Aditya Amrullah Sianturi. Sementara itu, sebelas pasien lainnya masih menjalani observasi dan perawatan hingga dinyatakan pulih.

Yanuar menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan RSUD Kuala Pembuang, Pemerintah Kabupaten Seruyan, dan pihak terkait untuk memantau perkembangan seluruh pasien.

“Kami berharap seluruh penerima manfaat segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Kami akan terus mengikuti perkembangan hingga seluruh pasien dinyatakan sembuh,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menunggu informasi resmi dari instansi yang berwenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

“Kami berkomitmen menyampaikan informasi yang akurat sesuai perkembangan di lapangan. Terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada para pasien,” tutupnya.

 

 

-
-
-