-
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA

3.542 Mahasiswa Baru UPR Ikuti PKKBM, Gubernur Dorong Pendidikan Berkualitas

133
×

3.542 Mahasiswa Baru UPR Ikuti PKKBM, Gubernur Dorong Pendidikan Berkualitas

Sebarkan artikel ini
PEMBUKAAN - Suasana Pembukaan PKKMB UPR 2026 di halaman Rektorat UPR. FOTO TABENGAN/RAHUL
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalteng dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Pesan tersebut disampaikan melalui Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalteng Lisda Arriyana, saat menghadiri kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Palangka Raya (UPR) Tahun 2026.

Sebanyak 3.542 mahasiswa baru mengikuti kegiatan tersebut dan resmi menjadi bagian dari keluarga besar UPR.

Dalam kesempatan itu, Lisda menyampaikan salam sekaligus ucapan selamat dari Gubernur Kalteng Agustiar Sabran kepada seluruh mahasiswa baru. Ia mengingatkan bahwa menjadi bagian dari perguruan tinggi bukan sekadar sebuah kebanggaan, tetapi juga amanah dan tanggung jawab.

“Selamat bergabung. Kalian patut bangga bisa bergabung di UPR,” kata Lisda.

Menurutnya, mahasiswa harus memanfaatkan masa perkuliahan tidak hanya untuk mengejar ijazah, tetapi juga sebagai momentum membangun karakter, mengembangkan kemampuan kepemimpinan, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah menyelesaikan pendidikan.

“Menjadi mahasiswa bukan hanya kebanggaan, tetapi juga amanah dan tanggung jawab. UPR bukan hanya tempat mencari ijazah, tetapi juga tempat membentuk karakter dan mengasah kepemimpinan,” ujarnya.

Lisda menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pemerintah meningkatkan kualitas SDM Kalteng. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong tersedianya akses pendidikan yang layak dan berkualitas bagi generasi muda.

Ia menyebut komitmen tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional dan Astacita Presiden.

“Kami ingin pendidikan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas SDM Kalteng. Ini harus tegak lurus dengan Astacita Presiden,” tegasnya.

Lisda juga menekankan bahwa pemerintah ingin memastikan putra-putri Kalteng memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan tinggi dan memenuhi kebutuhan dasar.

“Kami tidak ingin putra-putri Kalteng tidak bisa kuliah, tidak bisa berobat dan tidak bisa makan. Karena itu, kami mendukung komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di UPR,” tuturnya.

Di hadapan ribuan mahasiswa baru, Lisda turut menitipkan pesan agar mereka tidak takut memiliki cita-cita besar. Ia menilai masa depan sangat ditentukan oleh kemauan, konsistensi, dan usaha yang dilakukan masing-masing individu.

“Jangan takut bermimpi. Tidak ada yang tidak mungkin, tergantung kemauan dan usaha dari adik-adik semua,” pesannya.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan tidak dapat diraih secara instan. Setiap pencapaian membutuhkan proses, kerja keras, serta pengorbanan.

“Semua membutuhkan proses, kerja keras dan pengorbanan,” pungkas Lisda. rmp/rca-red

 

 

-
-
-