-
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA

Mahasiswa FK UPR Raih Best Paper 3 di Seminar Internasional Kreativitas Mahasiswa

105
×

Mahasiswa FK UPR Raih Best Paper 3 di Seminar Internasional Kreativitas Mahasiswa

Sebarkan artikel ini
RAIH PENGHARGAAN-Mahasiswa Tim Artheon dari Fakultas Kedokteran UPR raih penghargaan Best Paper 3 dalam Seminar Internasional Kreativitas Mahasiswa. FOTO ISTIMEWA
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID — Kiprah mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) di bidang penelitian kembali mencatatkan hasil positif. Tim Artheon dari Fakultas Kedokteran UPR berhasil membawa pulang penghargaan Best Paper 3 dalam Seminar Internasional Kreativitas Mahasiswa yang berlangsung di lingkungan kampus UPR.

Penghargaan tersebut diraih setelah Tim Artheon memaparkan hasil penelitian dalam forum ilmiah yang mempertemukan berbagai karya dan gagasan kreatif mahasiswa. Tim ini merupakan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Eksakta (PKM-RE) yang sebelumnya dinyatakan lolos pendanaan Belmawa di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Artheon mengangkat penelitian berjudul “Potensial Gel Emulsi Nano Artemisinin dengan Sinergisme Rosmari untuk Pengobatan Kanker Kulit melalui Integrasi Molekuler.” Riset ini berfokus pada eksplorasi pemanfaatan nanoartemisinin yang dikombinasikan dengan senyawa aktif rosmari sebagai salah satu kandidat pendekatan dalam pengembangan terapi kanker kulit.

Untuk mendukung penelitian, tim menerapkan sejumlah metode ilmiah dan pendekatan molekuler guna mengidentifikasi potensi serta melihat mekanisme kerja dari kombinasi bahan yang diteliti. Kajian tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa mengembangkan penelitian kesehatan berbasis inovasi dan pendekatan ilmiah.

Ketua Tim Artheon, Jhonas Dolfin Ginting, mengatakan capaian Best Paper 3 menjadi pengalaman sekaligus motivasi tambahan bagi seluruh anggota tim untuk terus mengembangkan penelitian yang telah dilakukan.

“Penghargaan ini kami maknai sebagai kebanggaan sekaligus dorongan untuk terus berkarya. Harapan kami, riset ini tidak berhenti sebatas capaian akademik semata, melainkan mampu memberi sumbangsih nyata bagi kemajuan riset dan inovasi di dunia kesehatan,” ujar Jhonas.

Ia menambahkan, penghargaan tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh anggota tim, baik dalam proses penyusunan penelitian maupun ketika mempersiapkan materi untuk dipresentasikan di hadapan peserta seminar. Dukungan dosen pendamping serta Fakultas Kedokteran UPR juga dinilai menjadi bagian penting dalam proses pengembangan riset tersebut.

Bagi Tim Artheon, capaian Best Paper 3 menjadi pijakan untuk melanjutkan tahapan penelitian berikutnya. Tim berkomitmen memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat riset sekaligus mengoptimalkan berbagai luaran yang menjadi target dalam program PKM-RE.

Penelitian mengenai nanoartemisinin dan rosmari ini menjadi salah satu upaya mahasiswa UPR untuk mengembangkan kajian kesehatan melalui pendekatan penelitian yang lebih spesifik. Tim Artheon berharap hasil yang diperoleh dapat terus dikembangkan dan menjadi bahan untuk dipresentasikan dalam forum-forum ilmiah lainnya.

Capaian tersebut juga memperlihatkan semakin terbukanya ruang bagi mahasiswa UPR untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Tidak hanya melalui aktivitas perkuliahan, mahasiswa juga didorong untuk menghasilkan karya penelitian dan inovasi yang memiliki relevansi dengan berbagai persoalan di bidang kesehatan. rmp/rca-red

-
-
-