PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) turut berdampak terhadap sektor pertanian di Kota Palangka Raya. Berdasarkan laporan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanketpang) Kota Palangka Raya, sedikitnya tiga hektare lahan pertanian terdampak kebakaran.
Kepala Distanketpang Kota Palangka Raya Sugiyanto mengatakan, lahan pertanian yang terdampak tersebar di dua kelurahan, yakni Kelurahan Kalampangan dan Kelurahan Menteng.
“Untuk laporan lahan pertanian yang terdampak kebakaran, luasnya sekitar tiga hektare,” ujar Sugiyanto kepada Tabengan, Rabu (26/8/2026).
Ia menjelaskan, dari total luasan tersebut, sebanyak dua hektare berada di Kelurahan Kalampangan yang merupakan lahan milik Kelompok Tani Sumber Makmur. Komoditas yang terdampak di kawasan tersebut berupa tanaman buah-buahan.
Sementara itu, satu hektare lahan pertanian di Kelurahan Menteng milik Kelompok Tani Sumber Tani Makmur juga terdampak kebakaran. Lahan tersebut ditanami komoditas jagung dan timun.
Menurut Sugiyanto, dampak kebakaran sejauh ini lebih terlihat pada penurunan produksi hasil pertanian dari lahan yang terdampak. Namun, kondisi tersebut belum sampai memengaruhi harga komoditas pertanian di pasaran.
“Kebakaran lahan hanya berdampak pada penurunan produksi hasil pertanian seluas tiga hektare. Sejauh ini belum berpengaruh terhadap harga komoditas di pasar,” jelasnya.
Ditanya mengenai langkah pemerintah daerah dalam membantu petani yang lahannya terdampak karhutla, Sugiyanto menyampaikan bahwa Distanketpang memiliki peran dalam memberikan pendampingan dan edukasi kepada para petani.
Sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), kata dia, Dinas Pertanian memberikan dukungan melalui pendampingan, bimbingan, serta sosialisasi terkait upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di lahan pertanian.
Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan petani sekaligus mencegah meluasnya kebakaran yang berpotensi menimbulkan kerugian terhadap sektor pertanian.
Pemerintah daerah juga terus mendorong petani agar memperhatikan kondisi lahan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan kebakaran, terutama di tengah kondisi rawan karhutla di wilayah Palangka Raya. rmp/rca-red











