Karhutla Tumbang Nusa kabupaten Pulang Pisau. Foto istimewa
PULANG PISAU/TABENGAN.CO.ID— Di tengah situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda sejumlah wilayah Kabupaten Pulang Pisau, kabar mengejutkan datang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau, Herman Wibowo, mendadak dicopot dari jabatannya oleh Bupati Pulang Pisau.
Posisi Kalaksa BPBD Kabupaten Pulang Pisau kini diisi oleh Osa Maliki yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kalaksa BPBD.
Pergantian pimpinan BPBD tersebut sontak menjadi perhatian, mengingat Kabupaten Pulang Pisau saat ini masih menghadapi ancaman karhutla. Sebaran titik api terjadi di sejumlah kecamatan di wilayah Bumi Handep Hapakat, sehingga penanganan dan koordinasi di lapangan menjadi perhatian utama.
Kabar pencopotan Herman Wibowo juga ramai diperbincangkan di tengah masyarakat. Pergantian tersebut bahkan dikaitkan dengan kondisi penanganan karhutla yang sedang berlangsung.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang menyatakan bahwa pergantian Kalaksa BPBD tersebut secara langsung berkaitan dengan penanganan karhutla.
Pergantian ini menjadi sorotan karena BPBD merupakan salah satu instansi yang memiliki peran strategis dalam koordinasi penanggulangan bencana, termasuk dalam menghadapi karhutla yang saat ini masih mengancam sejumlah wilayah Kabupaten Pulang Pisau.
Dengan ditunjuknya Osa Maliki sebagai Plt Kalaksa BPBD, masyarakat tentunya berharap koordinasi penanganan karhutla semakin optimal, khususnya dalam pemadaman, pencegahan meluasnya titik api, serta perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak asap.
Publik pun kini menunggu penjelasan resmi Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau terkait alasan pergantian tersebut dan langkah yang akan dilakukan pimpinan BPBD yang baru di tengah situasi karhutla yang masih berlangsung. c-mye











