-
Hukrim

Gunakan X-Fire, Kapolres Kapuas Turun Langsung Padamkan Karhutla

130
×

Gunakan X-Fire, Kapolres Kapuas Turun Langsung Padamkan Karhutla

Sebarkan artikel ini
KARHUTLA-Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari turut melakukan pemadaman karhutla di Desa Sei Dusun, Kecamatan Kapuas Barat, Senin (14/9/2026). FOTO HMS POLRES KAPUAS
-

KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – Tak hanya memimpin dari balik meja, Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari turun langsung ke lokasi untuk memimpin pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sei Dusun, Kecamatan Kapuas Barat, Senin (14/9/2026).

Kapolres bersama personel berjibaku memadamkan sisa kebakaran yang melanda kawasan dengan vegetasi hutan galam dan lahan gambut. Pemadaman dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan fokus pada titik-titik yang masih menyimpan bara dan berpotensi kembali terbakar.

Medan yang sulit menjadi tantangan tersendiri. Lokasi kebakaran cukup jauh, sementara kawasan dipenuhi semak belukar sehingga kendaraan dan sarana pemadam tidak mudah menjangkau titik api. Kondisi lahan yang cukup luas juga membuat proses pemadaman dan pendinginan harus dilakukan secara intensif.

Untuk mempercepat penanganan, petugas menggunakan cairan X-Fire sebagai bahan pendukung pemadaman dan pembasahan. Cairan tersebut digunakan untuk membantu membasahi vegetasi dan permukaan lahan, termasuk kawasan gambut yang berpotensi menyimpan bara.

Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari mengatakan pemadaman tidak cukup hanya dilakukan terhadap api yang terlihat. Proses pendinginan harus dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

“Penanganan karhutla tidak cukup hanya memadamkan api yang terlihat. Kita harus memastikan area yang terbakar benar-benar dilakukan pendinginan, terutama pada lahan gambut yang berpotensi masih menyimpan bara. Karena itu, pembasahan dilakukan secara menyeluruh agar api tidak kembali muncul,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sebelum api meluas.

“Pencegahan adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api, sehingga bisa ditangani sedini mungkin sebelum meluas,” tegasnya. hr/fwa-red

 

-
-
-