Ket: proses evakuasi jenazah terdampar yang diduga korban kapal tenggelam KM Virgo Transport 8 oleh tim gabungan Polres Sukamara. FOTO ISTIMEWA
SUKAMARA/TABENGAN.CO.ID — Jumlah jenazah yang diduga merupakan korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 kembali bertambah. Hingga Sabtu (26/9/2026), sebanyak tujuh jenazah telah ditemukan terdampar di pesisir Kabupaten Sukamara.
Sebelumnya, tiga jenazah ditemukan di wilayah pesisir Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Pantai Lunci, Jumat (25/9/2026). Sehari berselang, Sabtu (26/9/2026) tim kembali menemukan empat jenazah, tiga jenazah di wilayah Kecamatan Pantai Lunci dan satu jenazah di Desa Sungai Raja, Kecamatan Jelai.
Kasi Humas Polres Sukamara, Ipda Evri Ertanto, mengatakan penemuan empat jenazah terbaru berlangsung sejak sekitar pukul 01.00 WIB hingga pagi hari.
“Dari malam tadi sekitar pukul satu hingga pagi ini kembali ditemukan tiga jenazah di Kecamatan Pantai Lunci dan satu jenazah di Desa Sungai Raja, Kecamatan Jelai. Jadi total semuanya dengan yang kemarin ada tujuh jenazah yang telah ditemukan,” ujar Evri.
Menurutnya, jumlah korban yang ditemukan masih berpotensi bertambah. Kondisi arah angin dan gelombang laut yang mengarah ke wilayah Sukamara menjadi salah satu faktor yang memungkinkan jenazah kembali terbawa hingga ke pesisir daerah tersebut.
“Kemungkinan potensi untuk bertambahnya jumlah jenazah korban masih ada. Karena diperkirakan arah angin dan gelombang laut saat ini mengarah ke Sukamara,” katanya.
Polres Sukamara bersama tim gabungan kini meningkatkan penyisiran di sepanjang wilayah pesisir. Patroli susur pantai dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan kembali ditemukannya jenazah maupun tanda-tanda lain yang berkaitan dengan kecelakaan laut tersebut.
Evri menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Basarnas Kotawaringin Barat untuk mendukung proses pencarian.
“Saat ini Polres Sukamara dan tim gabungan lainnya akan melakukan patroli susur wilayah pantai Sukamara guna mencari apakah masih ada tambahan jumlah jenazah atau tidak. Kita juga sudah berkoordinasi dengan tim Basarnas Kotawaringin Barat,” pungkasnya.zul/jsi-red











