MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.ID – Aparat Polres Barito Utara (Barut) bergerak cepat membasmi peredaran zat adiktif. Melalui Operasi Sarang Narkoba, aparat gabungan menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam dan titik rawan, Sabtu malam (17/10/2026). Hasilnya, tiga orang terpaksa diamankan setelah terbukti positif mengonsumsi metamfetamin.
Razia menyasar lima lokasi strategis di Muara Teweh. Kelima titik itu meliputi Pasar Pendopo Muara Teweh, Misbar Cafe di Jalan Taman Remaja, Dita Karaoke di Jalan Taman Remaja, Holy Wish Cafe & Bar di Jalan Lingkar Kota, serta Widuri Karaoke di Jalan Brigjen Katamso Km 2, Kecamatan Teweh Tengah.
Operasi ini melibatkan kekuatan besar. Sebanyak 30 personel Polres Barut diterjunkan, didukung penuh oleh 5 personel Polisi Militer (POM) dan 30 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Sinergi lintas instansi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga keamanan serta mencegah potensi penyalahgunaan narkotika di wilayah Barut.
Sebelum menyisir lokasi sasaran, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti apel pengecekan dan menerima arahan teknis. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan intensif terhadap karyawan dan pengunjung tempat hiburan, termasuk melakukan tes urine sebagai langkah deteksi dini.
Dari hasil pemeriksaan urine terhadap 52 orang, sebanyak 49 orang dinyatakan negatif. Namun, tiga orang lainnya menunjukkan hasil positif metamfetamin pada pemeriksaan awal. Ketiganya kini diamankan untuk menjalani penanganan dan tindak lanjut sesuai ketentuan serta prosedur hukum yang berlaku.
Kapolres Barut AKBP Irnanda Oktora, melalui Kasubsipenmas Sihumas Iptu Novendra WP, menegaskan bahwa Operasi Sarang Narkoba ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Kapolri “Pulihkan Pengguna, Berantas Mata Rantai Bandar Narkoba”.
“Polres Barito Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika melalui kegiatan preventif, deteksi dini, serta penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya, (18/10/2026).
Dalam penindakan terhadap tiga orang yang terbukti positif metamfetamin, pihak kepolisian memastikan akan tetap mengedepankan profesionalitas, ketelitian, serta supremasi hukum. old/fwa-red











