-
Hukrim

Dua Korban Jatuhnya Helikopter MI-17V5 Dipulangkan, Gubernur Kalteng Pimpin Pelepasan di Kuala Pembuang

65
×

Dua Korban Jatuhnya Helikopter MI-17V5 Dipulangkan, Gubernur Kalteng Pimpin Pelepasan di Kuala Pembuang

Sebarkan artikel ini
-

Dua Korban Jatuhnya Helikopter MI-17V5 Dipulangkan, Gubernur Kalteng Pimpin Pelepasan di Kuala Pembuang. FOTO TABENGAN/ZULKARNAIN

KUALA.PEMBUANG/TABENGAN.CO.ID– Dua jenazah awak helikopter MI-17V5 milik TNI Angkatan Darat yang mengalami kecelakaan saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan, diberangkatkan menuju kampung halaman masing-masing, Kamis (5/11/2026).

Prosesi pelepasan berlangsung di Bandara Kuala Pembuang dan dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran. Hadir mendampingi, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, serta sejumlah pejabat lainnya.

Dua personel yang dipulangkan yakni Lettu CPN Nurhafiz Akbar Rizki Hartio dan Mayor CPN Dudi Firmansyah. Keduanya merupakan bagian dari awak helikopter MI-17V5 yang mengalami kecelakaan ketika menjalankan tugas penanganan karhutla di wilayah Seruyan.

Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menjelaskan, pemulangan kedua jenazah dilakukan berdasarkan permintaan keluarga agar proses penghormatan terakhir dapat dilaksanakan di daerah asal masing-masing.

“Yang satu dibawa ke Semarang. Kemudian satu lagi, Mayor, dibawa ke Bandung untuk disemayamkan di sana karena keluarganya berada di Bandung. Semua sesuai permintaan keluarga,” ujarnya.

Jenazah Lettu CPN Nurhafiz Akbar Rizki Hartio diberangkatkan menuju Semarang, sedangkan jenazah Mayor CPN Dudi Firmansyah dipulangkan ke Bandung untuk menjalani prosesi penghormatan terakhir sekaligus pemakaman.

Prosesi pemakaman kedua prajurit tersebut juga direncanakan dihadiri pimpinan tertinggi TNI. Panglima TNI dijadwalkan bertindak sebagai inspektur upacara pemakaman di Bandung, sementara di Semarang upacara pemakaman akan dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

Pemulangan kedua jenazah menjadi bagian dari penanganan pascakecelakaan helikopter MI-17V5 yang terjadi saat menjalankan misi kemanusiaan dalam penanggulangan karhutla di Kalimantan Tengah.

Di sisi lain, proses pencarian dan evakuasi terhadap satu kru lainnya yang belum ditemukan masih terus berlangsung. Tim gabungan dari berbagai unsur masih melakukan upaya penanganan di lokasi jatuhnya helikopter di perairan Kabupaten Seruyan.zul/jsi-ref

 

-
-
-