-
Hukrim

Truk Alat Berat Tergelincir Halang Jalan

51
×

Truk Alat Berat Tergelincir Halang Jalan

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/HERTOSI TAK MAMPU MENANJAK- Sebuah dump truk yang mengangkut Traktor tergelicir dan menghalang jalan. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di Gunung Untung tidak jauh dari Jembatan Hasan Basri Kelurahan Jingah Kabupaten Barito Utara.
-

MUARA TEWEH/tabengan.co.id – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Gunung Untung tidak jauh dari Jembatan Hasan Basri Kelurahan Jingah Kabupaten Barito Utara.
Kali ini kecelakaan tunggal dialami sebuah dump truk yang mengangkut alat berat jenis Traktor. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.
Liyamsyah, salah satu warga setempat menuturkan, kecelakaan terjadi
dump truk yang mengangkut Traktor tidak mampu melewati tanjakan.
“Saat truk lewat, saya sedang memasang bahelo di depan musala. Saya melihat itu dump truk tidak mampu menanjak ketika sudah hampir naik ke puncak Gunung Untung, lalu mesin tiba-tiba mati. Akibatnya dump truk itu mundur menuruni jalan. Terlihat karnet-nya keluar memasang pandal di kedua ban belakang, namun tidak mampu terjadi dump truk
Terguling dan menghalangi badan jalan itu.
Pada saat terguling yang menghalangi badan jalan saya lari masuk ke dalam musala, ujar Liyamsyah kepada Tabengan, Minggu (10/4) siang.
Lanjutnya lagi, pada saat itu kondisi jalan sedang sepi, jika pada saat rame mungkin tidak dipungkiri pasti ada korban jiwa, namun untung-nya pada saat itu sedang sepi, dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, kata pria kurang lebih usia 60 tahunan itu.
Marsono, merupakan sopir dump truk menuturkan, bahwa dia baru berangkat sekitar 500 meter dari pelabuhan Wira Karya dari tempat alat yang dibawanya itu, dan terjadi laka tunggal.
“Dump truk yang saya kemudikan tidak mampu menanjak gunung, lalu mesin tiba-tiba mati hingga akhirnya truk menutupi badan jalan. Traktor rencananya akan dibawa ke daerah Patas untuk operasi Tambang Batubara disana, dan saya hanya mengambil upah saja” pungkasnya.
Akibat kejadian ini, kerugian ditaksir jutaan rupiah dengan kerusakan pagar tembok dan lainnya. Jalan raya kembali bisa digunakan sekitar 2 jam kemudian setelah selesai evaluasi menggunakan alat berat lain.c-hrt

-
-
-