-
PENDIDIKAN

Moeldoko: Generasi Muda Harus Pahami Tantangan Global dan Nasional

36
×

Moeldoko: Generasi Muda Harus Pahami Tantangan Global dan Nasional

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/YULIANUS TANTANGAN GLOBAL-Kepala Staff Kepresidenan RI, Jendral TNI (Purn), Dr. H. Moeldoko, SIP, berfoto bersama dengan Kapolda Kalteng, Danrem 102 Pjb, Bupati Kapuas Ben brahim S Bahat dan Ny Ery Egany S bahat dalam kegiatan penutupan KKN Kebangsaan X dan KKN Bersama BKS-PTN Barat tahun 2022, di Stadion Mini UPR.
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kepala Staff Kepresidenan Republik Indonesia (RI), Jendral TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko, SIP, mendorong generasi muda khususnya peserta KKN Kebangsaan X dan KKN Bersama BKS-PTN Barat Universitas Palangka Raya (UPR), untuk mempersiapkan diri sekaligus memahami tantangan global dan tantangan nasional yang dihadapi Indonesia saat ini.

Hal ini disampaikan Moeldoko, saat menyampaikan materi Penguatan Semangat Kebangsaan dan Cinta Tanah Air dalam seminar penutupan KKN Kebangsaan X dan KKN Bersama BKS-PTN Barat, di Stadion Mini UPR, jalan Hendrik Timang, Jumat (19/8).

Menurutnya, memahami tantangan global serta tantangan nasional merupakan modal awal bagi generasi muda untuk mempersiapkan diri menjadi seorang pemimpin tidak hanya ditingkat lokal, melainkan pemimpin ditingkat nasional.

“Penekanan saya pada generasi muda dalam kaitannya dengan KKN kebangsaan yang diikuti dari berbagai mahasiswa diberbagai daerah, bahwa generasi muda harus paham 1 aspek yakni dimana pun berada  harus menghargai dan memahami yang pertama kearifan lokal. kedua memahami berbagai sumber daya yang ada di wilayah Indonesia karena generasi muda yang dipersiapkan menjadi seorang pemimpin harus mampu memahami serta menyikapi berbagai aspek dengan konprehensif, mengingat istilah pemimpin yang saya sampaikan ini bukan hanya sekadar  ditingkat lokal tetapi nasional,” ucapanya.

 Selain itu, generasi muda harus memiliki pemahaman dengan model berfikir komprehensif integral atau model berfikir dengan memandang, menyikapi, dan berusaha menyelesaikan setiap masalah yang timbul dengan memperhatikan hubungan berbagai aspek secara menyeluruh. Sehingga berbagai masalah dapat terselesaikan, dimana model pemikiran konprehensof Integral ini mendasari kehidupan masyarakat atau negara yang merupakan suatu sistem.

“Sistem merupakan suatu kesatuan yang terdiri dari unsur-unsur yang saling berhubungan untuk mencapai tujuan. Jangan kita sebagai pendatang tetapi mengoreksi atau menyalahkan budaya yang tumbuh berabad-abad. Kita harus paham, bahwa adat istiadat budaya itu terbangun atas nilai luhur sebuah bangsa,” ujarnya

Kendati demikian, ia berharap agar pelaksanaan KKN Kebangsaan X dan KKN Bersama BKS-PTN barat ini mampu memperkaya wawasan generasi muda perihal persatuan, kesatuan dan  kebhinekaan.

“Pada dasarnya Indonesia penuh keragaman. Sehingga jangan mengkoreksi budaya yang sudah ada dan saya berharap pelaksanaan KKN Kebangsaan dan KKN Bersama ini mampu menambah wawasan adik-adik mahasiswa tentang indahnya sebuah keanekaragaman dengan mengesampingkan setiap perbedaan,” pungkasnya. Nvd

-
-
-